Investasi PMDN ke Kaltim pada triwulan IV 2020 didominasi industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi Rp4,52 triliun atau 61,98 persen dari seluruh investasi dari PMDN. Berikutnya tanaman pangan, perkebunan dan peternakan Rp1,01 triliun atau 13,85 persen dari seluruh investasi PMDN.
Investasi PMDN di tiga besar triwulan IV adalah pertambangan. Nilainya mencapai Rp816,57 miliar atau 11,18 persen.
“Serapan tenaga kerja dari investasi PMDN mencapai 5440 orang. Dari jumlah itu hanya satu orang tenaga kerja asing,” ungkap Isran.
Pada periode yang sama, realisasi investasi dari PMA sebesar Rp931,33 miliar. PMA tertinggi berada di Kabupaten Kutai Timur dengan nilai investasi 24,7 juta USD atau setara Rp 356,24 miliar (38,25 persen).
Baca Juga: Kaltim Siapkan 7.680 Vaksin untuk Lansia
Selanjutnya di posisi kedua Kabupaten Kutai Kartanegara dengan nilai investasi 23,7 juta USD atau Rp 341,84 miliar (36,7persen) dan Kota Balikpapan 6,4 juta USD atau senilai Rp 93,14 miliar (10 persen).
Triwulan IV 2020, investasi PMA banyak mengarah ke sektor pertambangan yakni sebesar 29,6 juta USD atau setara Rp356,24 miliar (45,9 persen), tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan 11,4 juta USD atau setara Rp164,67 miliar (17,68 persen) dan industri mineral non logam 8,09 juta USD atau senilai Rp116,6 miliar (12,51 persen).
“Sementara tenaga kerja terserap dari investasi PMA ini sebanyak 1338 orang. Tenaga kerja Indonesia 1293 orang dan tenaga kerja asing 45 orang,” sebut Isran.
Tiga besar investasi PMA triwulan IV yang masuk berasal dari Australia yakni 22,2 juta USD atau Rp319,73 miliar (34,33 persen), British Virgin Islands 9,3 juta USD atau Rp134,12 miliar (14,4 persen), dan Mauritius 9,1 juta USD atau Rp131,1 miliar (14,08 persen).
Sedangkan peringkat realisasi investasi Kaltim di level nasional pada Januari-Desember 2020 untuk PMDN peringkat 7 dan PMA peringkat 16. Sementara peringkat realisasi investasi triwulan IV 2020 PMDN peringkat 6 dan PMA peringkat 17.
Baca Juga: Akhirnya, Jumat Pekan Ini 6 Kepala Daerah Terpilih di Kaltim Bakal Dilantik
Berita Terkait
-
Update Harga Emas Usai Lebaran 2025: Logam Mulia vs Perhiasan, Mana Lebih Untung?
-
Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Dasco Dengar Kabar Investor Dari Qatar Akan Masuk ke Danantara
-
Beda THR Ameena dari Ashanty vs Geni Faruk, Hampir Jadi Korban 'Investasi Bodong' Atta Halilintar
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
BBM Diprotes Warga, Rudy Masud Ngintip Isi Tangki SPBU
-
Efek THR dari Pemprov Kaltim: Kunjungan Museum Mulawarman Melonjak 50 Persen
-
12.950 Warga Kunjungi KIPP IKN dalam Sehari, Antusias Lihat Proyek Ibu Kota Baru
-
2.000 Warga Bontang Dapat Kesempatan Kuliah Gratis, Program Dimulai September
-
PW KAMMI Kaltimtara Desak Investigasi Dugaan BBM Oplosan di SPBU Samarinda