SuaraKaltim.id - Hingga Saat ini total ada 6.199 sambungan rumah tangga jaringan gas (jargas) di Kabupaten Kukar yang dioperasikan dan dikelola oleh Pertagas Niaga. Dimana untuk sumber gas diperoleh dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM).
PT Pertagas Niaga (PTGN) bersama Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Rabu (03/03).
Penghargaan diberikan karena dukungan pemerintah setempat setelah jargas sambungan rumah tangga telah dapat dimanfaatkan warga. Piagam penghargaan langsung diserahkan kepada Bupati Kukar Edi Darmansyah di Gedung Serbaguna.
Pada tahun 2020 lalu, Kukar mendapatkan jargas sebanyak 1.199 sambungan rumah tangga yang dibangun oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM dengan APBN. Sementara pada 2019 sebanyak 5.000 sambungan rumah tangga jargas.
Pembangunan jargas tahap dua ini terdapat di Desa Saliki, Salopali, Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak. Proses aktivasi atau pengaliran gas ke dapur warga dimulai pada tanggal 14 Oktober 2020 selesai pada Desember 2020.
“Berhasilnya aktivasi jargas di Kabupaten Kutai Kartanegara tepat waktu di akhir 2020 tidak lepas dari peran Pemerintah daerah setempat yang kooperatif mengkampanyekan manfaat jargas kepada warganya sehingga masyarakat menerimanya dengan baik,” jelas President Director PT Pertagas Niaga, Linda Sunarti melalui keterangan pers tertulisnya, dilansir dari inibalikpapan.com, jaringan suara.com.
Pertagas Niaga berharap kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kukar serta masyarakat sebagai penerima manfaat dapat terus berlanjut sehingga manfaat jargas dapat dirasakan lebih besar lagi.
Salah satu bentuk kerjasama ini adalah pelanggan dapat merawat instalasi jargas dan membayar tagihan tepat waktu guna kelancaran kegiatan operasi.
Selain untuk menekan subsidi LPG, jaringan gas kota dibangun Pemerintah melalui Kementerian ESDM agar masyarakat yang wilayahnya dekat dengan sumber gas dapat merasakan manfaat gas alam bagi rumah tangga dan industri kecil sebagai energi gas yang lebih aman, bersih dan ekonomis.
Baca Juga: Harga Cabai di Kota Samarinda Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa