SuaraKaltim.id - Embarkasi di Kota Balikpapan akan segera digunakan calon jemaah haji. Lokasi tersebut sebelumnya digunakan untuk tempat isolasi pasien Covid-19 orang tanpa gejala atau OTG. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kini tengah mencari tempat baru.
“Ya kalau nanti Ibadah Haji dilaksanakan maka Embarkasi Haji untuk penanganan isolasi kita tutup kita akan pindah,” ungkap Wali Kota Rizal Effendi, dilansir dari Inibalikpapan.com, Sabtu sore (13/03/2021).
Wali kota memaparkan, ada beberapa kriteria yang dicari untuk dijadikan tempat isolasi. Salah satu opsi ialah di hotel memiliki ruang atau halaman yang luas. Agar pasien Covid-19 saat isolasi tetap bisa berolahraga.
“Kita lagi mempersiapkan, lagi cari tempat yang memadai,” kata Rizal.
“Mungkin hotel yang terbuka sehingga orang bisa berolahraga, bisa rileks. Itu yang lagi kita coba cari,” sambungnya.
Saat ini, kata Rizal, jumlah pasien covid-19 yang menjalani isolasi di Embarkasi Haji Batakan masih cukup banyak sekitar 90-an orang.
“Kalau dipakai untuk Ibadah haji, ya sudah pasti kita tidak pakai lagi sementara,” ujarnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty menyatakan, pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini sudah akan dimulai. Pihaknya telah diminta untuk menyiapkan keberangkatan calon jamaah haji tahun ini.
“Kami menerima surat dari Kepala Pusat kesehatan Haji yang menyampaikan bahwa persiapan pemberangkatan jamaah haji pada tahun ini sudah dimulai,” ujarnya.
Baca Juga: Cegah Virus Corona, CDC Buat Panduan Baru untuk Tempat Penitipan Anak
Salah satu yang diminta yakni vaksinasi covid-19 khusus untuk calon jamaah haji. Dari 530 kuota calon jamaah haji Kota Balikpapan sebanyak 159 lanjut usia (lansia) yang menjadi prioritas penerima vaksin lebih dulu.
“Dan kepada kami Dinas Kesehatan kabupaten kota dkminta mempersiapkan vaksinasi kepada seluruh jamaah haji,” ucapnya.
Berita Terkait
-
DKK Balikpapan Imbau Usai Mendapat Vaksin Covid-19 Hindari Aktivitas Berat
-
Vaksinasi di Balikpapan Terhambat, Stok Vaksin Covid-19 Sinovac Sudah Habis
-
Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Balikpapan Minta Masyarakat Bersabar
-
Kapan Giliran Masyarakat Umum Divaksin? Ini Penjelasan Wali Kota Balikpapan
-
Transportasi Umum di Balikpapan Langgar Prokes Bakal Kena Denda Rp 150 Ribu
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026