SuaraKaltim.id - Anggaran atau dana pembangunan infrastruktur peruntukannya lebih banyak di Pulau Jawa. Begitu kata Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor saat rapat kordinasi Intensifikasi dan Ekstensifikasi PBB dan PPH, di Hotel Grand Jatra, Balikpapan, Kamis (25/3/2021).
“Pembangunan selama ini yang saya pantau khususnya di bidang infrastruktur 54 persen itu dana pembangunan infrastruktur itu ada di pulau Jawa,” ujarnya pada Kamis (25/3/2021) dilansir Inibalikpapan.com, jaringan Suara.com.
Isran melanjutkan penjelasannya, di mana menurutnya sisa 46 persen anggaran pembangunan dibagi untuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan lainnya di luar pulau Jawa.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Pulau Jawa jauh lebih bagus dan maju dibanding di luar Pulau Jawa.
“Berarti 46 persen dana pembangunan infrastrktur di luar pulau Jawa. Jadi yang lumayan bagus itu di Jawa,” kata mantan bupati Kutai Timur tersebut.
Selain itu lanjutnya, peran Kalimantan juga kecil dibandingkan daerah lain di Jawa. Termasuk Indonesia Timur.
“Kalimantan ini pulaunya besar tapi perannya masih kecil tapi masih (lumayan) dibanding daerah-daerah wilayah timur lainnya,” kata Isran.
Berita Terkait
-
Sindir Aktivitas Pertambangan, Isran Noor: Belum Ada Izin Sudah Menambang
-
Launching Pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas Hari Ini, Diresmikan Gubernur
-
Gubernur Isran Noor Usul Pengangkatan Guru Honorer Jadi ASN Tanpa Seleksi
-
Isran Noor: Pemprov Kaltim Siapkan Regulasi Penanggulangan Bencana Alam
-
Gubernur Isran Noor: Tahun Ini Groundbreaking Istana Negara di Kaltim
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis