SuaraKaltim.id - Tamrin (43) masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Tentara dr R Hardjanto Balikpapan.
Ia merupakan korban pembacokan. Kekinian kondisi korban sudah mulai membaik dan telah melewati masa kritis.
"Saya bersama istri korban memantau perkembangan korban. Terakhir sudah sadar dan sudah bisa diajak komunikasi, tapi masih di ruang ICU dan disarankan tetap istirahat," kata Ketua RT 6 Klandasan Ulu Siti Aminah, kepada SuaraKaltim.id, Minggu (4/4/2021).
Ia mengaku cukup mengenal korban lantaran istrinya, Menceng (38) merupakan warganya sudah cukup lama. Namun korban baru saja pulang dari Sulawesi sekira dua minggu yang lalu.
"Istrinya warga saya. Sebelum nikah saya udah kenal korban. Lalu menikah dengan warga saya. Tapi mereka ke Sulawesi. Sekira enam bulan yang lalu istrinya pulang sama anak. Dua minggu lalu baru nyusul korban," ungkap Siti.
Dua minggu sepulang dari Sulawesi, Siti tidak tahu secara pasti apa kegiatan korban. Hanya saja Ketua RT ini mengaku sudah dua kali bertemu dengan korban sebelum kejadian.
"Korban tunggal di bersama istri di lingkungan kami. Soalnya ibu dari istrinya masih di sini juga. Kalau soal permasalahan saya tidak pernah dengar, yang pasti korban orangnya baik dan pendiam. Kalau ketemu senyum gitu," ujarnya.
Istri korban bernama Menceng mengaku, tidak yakin ada permasalahan yang dihadapi suaminya. Pasalnya, sang suami masih dua minggu lamanya berada di Balikpapan.
"Belum tahu pasti. Semoga saja suami saya cepat pulih dan bisa kumpul sama keluarga," singkatnya.
Baca Juga: Mengacu Fatwa MUI, Vaksinasi Covid di Bengkulu Tetap Berjalan saat Ramadan
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengaku, belum bisa memberikan keterangan banyak lantaran masih proses lidik.
"Pelakunya masih lidik, Mas, nanti kalau ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan," tukasnya.
Sebelumnya, Tamrin (43) dianiaya mengunakan senjata tajam saat hendak berjalan menuju masjid guna menunaikan salah subuh, Jumat (2/4/2021).
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka cukup parah dan langsung dilarikan warga ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan.
Kontributor : Tuntun Siallagan
Berita Terkait
-
Istri Korban Pembacokan; Dia Setiap Salat Subuh ke Masjid
-
Korban Pembacokan Saat Mau Salat Subuh, Baru 6 Bulan Tinggal di Balikpapan
-
Terungkap, Pembacokan Sadis di Pasar Rau Dipicu Karena Tak Terima Diejek
-
Polisi Ringkus Pelaku Pembacokan Sadis di Pasar Rau
-
Korban Pembacokan Sadis di Pasar Rau, Juru Parkir dan Pedagang Luka Parah
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat