Suhardiman
Minggu, 04 April 2021 | 14:01 WIB
Istri korban bersama Ketua RT 06 Siti Aminah dan Bhabinkamtibmassaat menjenguk korban di rumah sakit. [Ist]

SuaraKaltim.id - Tamrin (43) masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Tentara dr R Hardjanto Balikpapan.

Ia merupakan korban pembacokan. Kekinian kondisi korban sudah mulai membaik dan telah melewati masa kritis.

"Saya bersama istri korban memantau perkembangan korban. Terakhir sudah sadar dan sudah bisa diajak komunikasi, tapi masih di ruang ICU dan disarankan tetap istirahat," kata Ketua RT 6 Klandasan Ulu Siti Aminah, kepada SuaraKaltim.id, Minggu (4/4/2021).

Ia mengaku cukup mengenal korban lantaran istrinya, Menceng (38) merupakan warganya sudah cukup lama. Namun korban baru saja pulang dari Sulawesi sekira dua minggu yang lalu.

"Istrinya warga saya. Sebelum nikah saya udah kenal korban. Lalu menikah dengan warga saya. Tapi mereka ke Sulawesi. Sekira enam bulan yang lalu istrinya pulang sama anak. Dua minggu lalu baru nyusul korban," ungkap Siti.

Dua minggu sepulang dari Sulawesi, Siti tidak tahu secara pasti apa kegiatan korban. Hanya saja Ketua RT ini mengaku sudah dua kali bertemu dengan korban sebelum kejadian.

"Korban tunggal di bersama istri di lingkungan kami. Soalnya ibu dari istrinya masih di sini juga. Kalau soal permasalahan saya tidak pernah dengar, yang pasti korban orangnya baik dan pendiam. Kalau ketemu senyum gitu," ujarnya.

Istri korban bernama Menceng mengaku, tidak yakin ada permasalahan yang dihadapi suaminya. Pasalnya, sang suami masih dua minggu lamanya berada di Balikpapan.

"Belum tahu pasti. Semoga saja suami saya cepat pulih dan bisa kumpul sama keluarga," singkatnya.

Baca Juga: Mengacu Fatwa MUI, Vaksinasi Covid di Bengkulu Tetap Berjalan saat Ramadan

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro mengaku, belum bisa memberikan keterangan banyak lantaran masih proses lidik.

"Pelakunya masih lidik, Mas, nanti kalau ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan," tukasnya.

Sebelumnya, Tamrin (43) dianiaya mengunakan senjata tajam saat hendak berjalan menuju masjid guna menunaikan salah subuh, Jumat (2/4/2021).

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka cukup parah dan langsung dilarikan warga ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan.

Kontributor : Tuntun Siallagan

Load More