SuaraKaltim.id - Sejumlah titik jalan di Kota Samarinda jadi sorotan Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji. Dia meminta instansi terkait merampungkan pekerjaan seluruh jalan rusak pada 2023 mendatang.
Seno Aji meminta Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Dinas PUPR Kaltim bertindak.
Dia menilai, akses jalan Samarinda tak jarang membahayakan pengedara. Padahal, Samarinda sebagai kota pusat pemerintahan Kaltim.
"Kami mendapat laporan dari masyarakat. Makanya, kita pertemukan BPJN, Dinas PUPR Kaltim dan Kota Samarinda untuk menyelaraskan program pembangunan, agar tidak terjadi tumpang tindih," kata Seno, saat ditemui awak media usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPRD Kaltim di Gedung E pada Senin 5 April 2021 dilansir dari Presisi.co, jaringan Suara.com.
Seno mengatakan, RDP tersebut dapat dijadikan momentum untuk menyudahi keluhan warga terkait kerusakan jalan.
Terlebih, lanjut Seno, kerusakan jalan yang dimaksud adalah akses menuju pintu masuk Kota Tepian, tepatnya di sepanjang jalan DI Panjaitan menuju Bandara APT Pranoto.
Disamping itu, Seno mengaku sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun mengenai rencana tata kota Samarinda yang dinilai masih amburadul. Untuk itu, kata Seno pertemuan antara Komisi III DPRD Kaltim yang dihadiri BPJN, Dinas PU Kaltim dan Samarinda turut membahas soal penanganan banjir yang selama ini turut menjadi momok bagi warga Samarinda.
Selain itu, Seno juga meminta BPJN melakukan perawatan rutin dan peningkatan jalan di kawasan Martadinata, Suryanata dan beberapa jalan yang merupakan milik negara.
"Mudahan di Tahun 2023 kita sudah mendapatkan akses jalan yang baik," pungkasnya.
Baca Juga: Lubang Eks Tambang Mau Dijadikan Penahan Banjir, Ini Penjelasan Walkot Andi
Berita Terkait
-
Lubang Eks Tambang Mau Dijadikan Penahan Banjir, Ini Penjelasan Walkot Andi
-
Panen Kritik karena Banyak Jalan Rusak, Kabid PUTR Mesuji: Kami Tidak Tidur
-
Kenalin Nih, Penjual Nasi Kuning di Samarinda yang Mirip Lee Min Ho
-
AJI Samarinda Desak Polisi Usut Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Tempo
-
Kisah Lee Min Ho Samarinda Rela Banting Stir Jual Nasi Kuning Demi Sang Ibu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas