SuaraKaltim.id - Pada Ramadhan ke-6 hari ini, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi meresmikan Gedung Masjid Ar Raudah di Stal Kuda, Kecamatan Balikpapan Selatan pada Minggu (18/04).
“Ini adalah peresmian pengembangan gedung masjid Ar Raudah,” ujar Ketua Panitia Pembangunan Imam Rohani.
Ada dua lantai, Masjid Ar Raudah juga akan digunakan untuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan PAUD dilengkapi dengan tempat parkir yang luas.
“Dan juga kita gunakan untuk penyembelihan hewan kurban, ketika hari raya Kurban. Untuk pendidikkan Al Qur’an dan juga untuk pendidikkan Paud tadinya kan hanya di basemen di lantai bawah sehingga sangat tertutup,” ujarnya.
Baru diresmikan karena pandemi Covid-19, Masjid Ar Raudah dibangun sejak 2016 lalu.
“Pembangunan ini kita mulai tahun 2016 dan sampai 2021. Karena pandemic kita mencari waktu yang tepat yang bisa kita laksanakan setidaknya pada hari ini, pada Ramadhan,” ujarnya.
Senada Ketua Pengurus Masjid H. Sapran menuturkan, pengembangan gedung Masjid Ar Raudah juga agar bisa menampung warga sekitar melaksanakan sholat Jumat. Termasuk juga shalat Terawweh.
“Pertama-tama ntuk melayani masyarakat, karena masjid yang ada ini tidak mampu oleh sebabnya dengan adanya tingkat satu, tingkat dua ini setiap hari Jumat bisa di manfaatkan oleh masyarakat sekitar sini,” ujarnya
Selain itu kata dia, masyarakat sekitar juga sangat terbantu. Khususnya setelah adanya TPA maupun PAUD di masjid Ar Raudah. Sehingga tidak lagi harus jauh-jauh menyekolahkan anaknya.
Baca Juga: Ada Perubahan Perilaku Konsumen PDAM Balikpapan, Harap Tampung Air
“Karena disini ada TPA sama PAUD, tadinya anak-anak sekolahnya jauh dari sini, oleh sebab itu saya sebagai Ketua Masjid untuk memudahkan masyarakat disini saya dirikan PAUD,” ujarnya.
Masyarakat sekitar juga dimudahkan, bagi yang tidak mampu bisa sekolah gratis. Karena adanya system subsidi silang. Dimana mereka yang mampu membiayai yang tidak mampu.
“Masyarakat sangat senang, nomor satu katanya dia mengurangi biaya, kedua waktu dan nomor tiga mudah , masuk sini yang tidak mampu juga bisa. Jadi yang tidak mampu istilahnya ada subsidi silang,” ujarnya
“Jadi yang mampu memberikan subsidi bagi yang tidak mampu. Pemulung yang mau sekolahkan anaknya di TPA ini silahkan.”
Berita Terkait
-
Ada Perubahan Perilaku Konsumen PDAM Balikpapan, Harap Tampung Air
-
Termasuk Aglomerasi, Warga Balikpapan Boleh Mudik ke Daerah Ini Saja
-
Kenangan Teman Perempuan Dibunuh Oknum TNI: Tetiba Pendiam Sebelum Hilang
-
Tamrin Ditikam Saat Hendak Salat Subuh, Pelaku Mengaku Salah Sasaran
-
Tamrin Ditikam Saat Hendak Salat Subuh, Akhirnya Pelaku Ditangkap di Kukar
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino