SuaraKaltim.id - Kasus Covid-19 di India sedang meningkat. Sejumlah WNA India melakukan eksodus akbiat kondisi tersebut. Namun, Kantor Imigrasi Kelas I Balikpapan memastikan belum ada WNA India yang masuk ke Balikpapan.
"Kami mendapat instruksi dari Dirjen Imigrasi untuk sementara melarang setiap warga negara asing yang masuk dan dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan dari India," jelas Robby Anugrah Amanda, Kepala Sub Seksi Pemeriksaan Imigrasi Kelas I Balikpapan, dilansir dari Presisi.co, media jejaring Suara.com.
Hingga saat ini, kata Robby, tidak ada aktivitas kedatangan angkutan laut maupun angkutan udara untuk penumpang. Hanya aktivitas kargo yang diizinkan.
Instruksi ini tersebut dikeluarkan sejak Sabtu 24 April 2021 hingga keadaan pulih terutama di India.
Humas Imigrasi Kelas I Balikpapan Verico Sandi menerangkan, pemeriksaan kapal yang hendak bersandar di Balikpapan dilaksanakan dengan melihat data pelabuhan yang dihampiri selama 14 hari terakhir. Verico meminta agen kapal menginformasikan 2x24 jam sebelum kapal bersandar, apakah ada WNA India atau ada riwayat perjalanan dari India.
"Jika ada, tentu tidak boleh," tegasnya.
Kasi Lalu Lintas Keimigrasian, Ferizal menerangkan jika terdapat WNA India yang masuk ke Balikpapan, maka Imigrasi menyerahkan kewenangan kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk memeriksa awak kapal.
Berita Terkait
-
Seksi 1 dan 5 Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Rampung Tahun Ini
-
Pemkot Balikpapan Buka Opsi Perbolehkan Salat Id di Tempat Ini
-
Tak Ikuti Proses Karantina, Polisi Tetapkan 7 WNA India Jadi Tersangka
-
Perusaahan Tak Bayar THR, Bisa Mengadu ke Posko Disnaker Balikpapan
-
Salat Idulfitri di Lapangan Terbuka Berpotensi Tak Diizinkan di Balikpapan
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan