SuaraKaltim.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan belum mengeluarkan keputusan terkait operasional pusat perbelanjaan saat libur lebaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Kota Balikpapan, Zulkifli seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com.
“Kami belum memutuskan untuk waktu operasional pusat pembelanjaan,” katanya.
Meski begitu, hingga saat ini dia belum bisa memastikan pusat perbelanjaan mana saja yang dibolehkan buka. Padahal, pada tahun 2020, pusat perbelanjaan saat Idulfitri diliburkan hingga tiga hari saat libur lebaran.
“Kalau untuk mal nanti bisa kami koordinasi dengan pihak pengelola pembelanjaan,” ujarnya.
Zulkifli menekankan, pentingnya koordinasi supaya memiliki satu pemahaman dalam mencegah peningkatan kasus Covid-19 di Balikpapan.
Apalagi, dia mengungkapkan, berkaca pada kondisi tsunami Covid-19 di India yang terjadi pada saat acara keagamaan diperlukan kewaspadaan yang tinggi terkait penyebaran Covid-19.
“Kami akan bahas dengan pihak pengelola pusat pembelanjaan, jangan sampai ketika objek wisata tutup, pengunjung malah membludak ke mal,” tuturnya.
Baca Juga: Pemerintah Diminta Tutup Tempat Wisata hingga Awasi Mal saat Libur Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Transfer APBN ke Kaltim Tembus Rp40,2 Triliun, untuk Apa Saja?
-
Sejalan Arahan Prabowo Subianto, BRI Perkuat Pembiayaan Rakyat Lewat Penurunan Bunga Mekaar
-
Masyarakat Kaltim PBI JK Tak Aktif Masih Bisa Berobat Bermodal KTP
-
Warga Kaltim Diminta Reaktivasi PBI JKN di Dinas Sosial Terdekat
-
Kaltim Berencana Aktifkan Ribuan Sumur Minyak Tua demi Dongkrak PAD