"Karena ditelpon perlu bukti saya langsung hubungi rumah sakit, saya kirim staf untuk minta data, dapat datanya bahwa hasil Swab positif. Akhirnya pihak keluarga sepakat untuk dibawa balik Samarinda,"jelas Ivran.
Ketika hendak balik ke Samarinda, pihak keluarga langsung menghubungi BPBD Samarinda. Tetapi diminta tak usah masuk Samarinda tapi langsung ke pemakaman Covid-19, Tanah Merah Serayu.
"Itu dilakukan pemakaman langsung. Dimakamkan jam 04.20 - 04.35 dini hari," sebutnya.
Dijelaskan Ivran saat kejadian itu pihak keluarga koperatif. Sebagai manusia dia anggap hal itu suatu yang wajar. Karena semua pasti inginkan jika ada keluarga meningal, inginya dimakamkan pada tempat sendiri.
"Kita maklumi itu tapi kan secara aturan tetap kita jalankan, baik kok mereka , bahkan mengucapkan terimakasih, pemakamannya bagus dan lain sebagainya," tuturnya.
Kontributor : Jifran
Berita Terkait
-
Isolasi Pemudik Ngeyel di Tempat Angker, Kapolres Bogor: Siang Aja Ngeri
-
PDIP: Pemerintah Tak Prioritaskan Pendidikan dalam Penanganan Covid-19
-
Alasan Suplemen Vitamin D Wajib Dikonsumsi Pasien Covid-19
-
Blak-blakan! Nadiem Ungkap Permasalahan Sekolah Online Selama Pandemi
-
Seberapa Sering Penyintas Covid-19 Bisa Donor Plasma? Simak Kata Ahli
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas