SuaraKaltim.id - Seorang pemuda berinisial IR (20) warga Kelurahan Sambutan, Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), nekat melompat ke sungai Mahakam dari atas jembatan Mahkota II, Sabtu (8/5/2021) sore.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban pulang dari tempatnya bekerja ke rumah. Sesampainya di rumah, korban langsung pamit kepada keluarga dan mengatakan tidak usah mencarinya lagi.
Usai pamit, korban pun meminta sepupunya untuk diantar sampai ke plang penutup jembatan Mahkota II dengan mengendarai sepeda motor. Lalu selanjutnya berjalan kaki menuju bagian tengah jembatan.
Sebelum korban memilih melompat ke sungai, ternyata ibu korban mengikutinya dari belakang. Bahkan sempat terjadi komunikasi dan meminta agar anaknya tidak melompat ke sungai.
Namun sayang, korban tidak menghiraukan permintaan sang ibu dan tetap memilih melompat ke sungai hingga hanyut.
Keluarga yang melihat kejadian itu pun sontak khawatir. Selanjutnya menghubungi pihak terkait dan berharap korban dapat tertolong.
"Benar, kami mendapat informasi ada yang meloncat ke sungai Mahakam. Kejadiannya sekira pukul 15.20 WITA," ujar Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Basarnas Kaltim), Octavianto kepada wartawan, Sabtu (8/5/2021) malam.
Ditambahkannya, atas laporan itu, pihaknya pun langsung menindaklanjuti dan sesegera mungkin menurunkan tim SAR menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian.
"Tim sudah menuju lokasi dengan radial 9,4 kilometer. Waktu jarak tempuh menuju lokasi kurang lebih 24 menit. Nanti kalau ada informasi perkembangan terbaru akan kami sampaikan," pungkasnya.
Baca Juga: Takbir Keliling Dilarang di Samarinda, Jika Nekat Mobil Bakal Ditahan
Kontributor : Tuntun Siallagan
Berita Terkait
-
Takbir Keliling Dilarang di Samarinda, Jika Nekat Mobil Bakal Ditahan
-
Mobil Wali Kota Samarinda Andi Harun Kecelakaan Beruntun di Kadrie Oening
-
Ke Lokasi Kebakaran, Mobil Relawan Pemadam Kecelakaan Tabrak Rumah Warga
-
Larangan Mudik dan Open House Saat Lebaran, Andi Harun: Ini Arahan Presiden
-
Kapal Tambangan Jadi Alternatif Transportasi Warga Samarinda Seberang
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Gubernur Kaltim Pecat Ajudannya yang Arogan, Sampaikan Permintaan Maaf
-
Demo di Kantor Gubernur Kaltim Memanas, Tanggapan Rudy Mas'ud Dinilai Normatif
-
Gubernur Rudy Mas'ud Lantik 9 Pejabat di Tengah Kontroversi Ajudan dan Singapura
-
Kronologi Perempuan di Samarinda Bakar Ruko Gegara Kesal Gaji Tak Naik-naik
-
Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud