SuaraKaltim.id - Hingga saat ini, penutupan sementara Jembatan Mahkota II di Kota Samarinda masih berlangsung. Namun ada kabar baik, penutupan akan segera diakhir, Jembatan Mahkota II akan dibuka kembali dalam waktu dekat.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menjelaskan, Jembatan Mahkota II segera dibuka berdasarkan sinyal baik dari Kementerian PUPR yang menyatakan jembatan masih dalam keadaan aman.
Andi Harun menjelaskan, akan memberikan nama baru terhadap jembatan yang menghubungkan Samarinda Seberang dan Samarinda Ilir itu.
Kendati demikian, Andi Harun masih menunggu surat resmi yang diturunkan Kementerian PUPR kepada Pemkot Samarinda mengenai finalisasi pembukaan kembali Jembatan Mahkota II.
"Dalam tempo sesingkat-singkatnya akan dibuka. Saya akan berikan nama baru untuk jembatan itu. Minggu ini saya tanda tangani surat keputusan (SK) tersebut," ungkap Andi Harun.
Ia menuturkan tahapan mengganti nama Jembatan Mahkota II akan dibahas internal Pemkot Samarinda. "Kalau saya bocorkan sekarang namanya tidak mengejutkan lagi," seloroh Andi Harun.
Ia menyatakan, kajian-kajian mengenai status Jembatan Mahkota II tetap harus dilakukan. Termasuk, menunggu kedatangan crack direction microscope (CDM) dari Kementerian PUPR. Alat itu untuk mengetahui penyebab keretakan yang terjadi pada pile cap pylon 7 Jembatan Mahkota II. CDM saat ini masih dalam upaya pencarian mandiri Pemkot Samarinda.
Kepala Dinas PUPR Samarinda, Hero Mardanus menunggu kabar terbaru dari Kementerian PUPR yang dijadwalkan pekan ini. Hero tak menampik Jembatan Mahkota II dibuka lebih cepat. Namun, pembukaan kemungkinan bersyarat.
"Ada pertimbangan memberikan keringanan. Dari hasil pertemuan Zoom dengan Kementerian PUPR beberapa waktu lalu, hasilnya positif. Ada indikasi dibuka cepat, namun ada persyaratan yang harus dipenuhi," imbuhnya.
Baca Juga: Aktivitas Pergudangan di Suryanata Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya
Berita Terkait
-
Aktivitas Pergudangan di Suryanata Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya
-
Rampok Bank Mandiri Samarinda, Pria Ini Ngaku Belajar dari YouTube
-
Gunakan Pistol dan Bom Mainan, Pria di Samarinda Rampok Bank Mandiri
-
Sambut Pemindahan IKN, RSJD Samarinda Tingkatkan Fasilitas dan Pelayanan
-
Gegara Parkir Liar Pasar Pagi Dibarikade, Dishub Juga Targetkan Pasar Ini
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif