SuaraKaltim.id - Usaha Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk memberantas parkir liar di ibu kota Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menunjukan langkah tegas. Salah satunya dengan memasang pembatas jalan atau barrier 500 kilogram di pasar yang ada di Kota Samarinda.
Pemasangan barrier tersebut seperti yang dilakukan di Pasar Pagi pada Rabu (19/5/2021).
Kepada Presisi.co-jaringan Suara.com, Kepala Dinas Perhubungan Samarinda Herwan mengemukakan ada puluhan barrier yang dipasang di kawasan tersebut. Dalam proses pemasangannya, membutuhkan waktu selama tiga jam.
"Ada 30 barrier yang kami pasang," ungkap Herwan, Kamis (20/5/2021).
Sebelum pemasangan barrier, pihaknya menyatakan telah melakukan sosialisasi karena makin peliknya pesoalan parkir liar yang beroperasi di Kota Tepian tersebut.
Dikatakannya, barrier itu akan terus membentengi tempat tersebut hingga muncul kesadaran masyarakat untuk berperilaku tertib. Nantinya, apabila parkir sudah tertata dan sesuai aturan, barrier tersebut akan dicabut.
"Sebelumnya sudah dilarang parkir di sana namun masyarakat tetap melanggar," tutur Herwan.
Untuk selanjutnya, Dishub Samarinda akan melakukan evaluasi efektivitas penggunaan barikade dalam menekan parkir liar.
Dia juga menjelaskan, pemasangan barrier juga menargetkan titik lain, yakni Pasar Segiri dan Pasar Sungai Dama.
Baca Juga: Wali Kota Samarinda Perintahkan Batasi Kegiatan Kafe di Tepi Sungai Mahakam
"Kalau tidak tertib akan kami pasang," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif