SuaraKaltim.id - Masa jabatan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi akan segera berakhir. Namun, waktu pelantikan wali kota terpilih belum mendapat kepastian. Untuk itu, DPRD Balikpapan akan mengawal proses tersebut, agar setelah masa jabatan Rizal Effendi habis, langsung dilanjutkan wali kota definitif.
Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kota Balikpapan, Andi Arif Agung mengatakan rencana ke Jakarta untuk konsultasi dan memastikan pelaksanaan pelantikan mengingat masa jabatan wali kota dan wakil berakhir pada 30 Mei.
Arif menilai pelantikan bisa segera dilaksanakan tanpa harus menunggu di bulan Juli mendatang atau gelombang ketiga.
“Segera konsultasikan jangan sampai Balikpapan pakai Pjs apalagi Plt, karena sudah selesai proses pilkadanya tinggal pelantikannya,. Maka kita akan konsultasi kan ke Jakarta,” ujar Andi Arif Agung saat dikonfirmasi, Rabu (26/5/2021), dilansir dari Inibalikpapan.com, media jaringan Suara.com.
Arif Agung menambahkan, kenapa Walikota Balikpapan terpilih harus segera dilantik, pasalnya selain menjadi kepala daerah, Walikota juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kota.
“Kondisi Balikpapan kan masih pandemi Covid, sehingga betuh pemimpin yang bisa mengambil kebijakan,” kata A3 sapaan Andi Arif Agung.
Kedua juga berkaitan dengan persoalan ekonominya, selama pandemi tidak mudah ekonomi ini bangkit, sehingga harus ditangani langsung kepala daerah. Kemudian persoalan IKN, Balikpapan sebagai pintu gerbangnya harus bersiap diri, perbaikan infrastruktur teknik harus dilakukan segera.
“Jangan sampai Balikpapan kelamaan tidak ada pemimpinnya, malah jadi ibarat ayam tanpa induknya,” tutup A3 yang juga Ketua Harian Golkar Balikpapan.
Sebelumnya, pimpinan DPRD telah mendatangi Gubernur Kaltim Isran Noor pada (26/5) hasilnya, gubernur siap kapan pun menggelar pelantikan sepanjang sudah ada surat keputusan kemendagri. Kabar santer, SK pelantikan sudah ada di Kemendagri sehingga pimpinan DPRD Balikpapan merencanakan untuk ke kantor Kemendagri Jakarta, Kamis (27/5).
Baca Juga: Hujan di Balikpapan, Siring Sekitar Bunker Jepang Ambruk
Berita Terkait
-
Hujan di Balikpapan, Siring Sekitar Bunker Jepang Ambruk
-
Gaji Sudah Rp 3 Jutaan, Balikpapan Masih Kekurangan Guru Honorer
-
Pasien Covid-19 yang Isolasi di Embarkasi Haji Balikpapan Akan Dipindahkan
-
PPKM Mikro di Balikpapan Diperpanjang hingga 6 Juni, Zona Kuning Meningkat
-
Sejumlah Sekolah Dasar di Balikpapan Gelar Ujian Secara Tatap Muka
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino