SuaraKaltim.id - Kasus COVID-19 di Kalimantan Timur rupanya belum juga mereda. Peningkatan kasus terus terjadi.
Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim menyampaikan perkembangan kasus pandemi di wilayah setempat masih didominasi peningkatan kasus positif yakni dengan adanya tambahan sebanyak 78 kasus terkonfirmasi positif pada Jumat (11/6/2021).
Juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan pada hari yang sama kasus kesembuhan juga mengalami penambahan sebanyak 76 kasus.
"Pemerintah terus mendorong kegiatan vaksinasi sebagai pencegahan pandemi dan diharapkan masyarakat harus ikut berpartisipasi, ingat penyebaran virus masih terjadi, tetap jaga kesehatan dan terus disiplin menjalankan protokol kesehatan," kata Andi Muhammad Ishak dilansir dari ANTARA di Samarinda.
Andi menyebutkan tambahan kasus terkonfirmasi positif terjadi di Berau 7 kasus, Kutai Barat 8 kasus,,Kutai Kartanegara 12 kasus, Mahakam Ulu 2 kasus, Paser 4 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 27 kasus, Bontang 3 kasus dan Samarinda 14 kasus.
Sedangkan tambahan kasus sembuh terjadi di Berau 13 kasus, Kutai Kartanegara 7 kasus,Kutai Timur 16 kasus, Paser 4 kasus, Penajam Paser Utara 5 kasus, Balikpapan 15 kasus, Bontang 3 kasus dan Samarinda 13 kasus.
"Akumulasi kasus tekonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 72.514 kasus, sedangkan kasus yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 69.758 kasus," kata Andi Muhammad Ishak.
Andi menambahkan kasus meninggal dunia juga mengalami penambahan sebanyak 5 kasus dengan rincian di Kutai Kartanegara 2 kasus, Paser 1 kasus dan Balikpapan 2 kasus.
"Jumlah keseluruhan kasus COVID-19 meninggal dunia di Kaltim menjadi 1.749 kasus," imbuh Andi M Ishak.
Baca Juga: Ngeri Lur! Kasus Covid-19 Meledak di Klaten, Sehari 144 Orang Terpapar Covid-19
Berdasarkan data Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim per 11 Juni 2021 menyebutkan pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan sebanyak 1.007 orang.
Pasien tersebut tersebar di Balikpapan sebanyak 366 orang, Samarinda 142 orang, Kutai Barat 108 orang, Bontang 94 orang dan Kutai Kartanegara 88 orang.
Selanjutnya, Paser 73 orang, Berau 52 orang, Kutai Timur 52 orang, Mahakam Ulu 17 orang dan Panajam Paser Utara 15 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
37 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pencurian Kabel Modus Gali Jalan di Samarinda
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus