- Bripka Dedy Wiratama, oknum Brimob pembeking kampung narkoba dibawa ke Jakarta.
- Tersangka sudah dipecat dari kesatuannya dan menjalani pemeriksaan intensif di Bareskrim.
- Bripka Dedy berperan sebagai mata-mata di kampung narkoba Gang Langgar, Samarinda.
SuaraKaltim.id - Bripka Dedy Wiratama, oknum Brimob yang membekingi kampung narkoba Gang Langgar, Samarinda diboyong Bareskrim Polri ke untuk menjalani pemeriksaan.
Menurut Kanit III Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kompol Drago, tersangka sudah dipecat dari kesatuannya dan kini menjalani pemeriksaan intensif di Bareskrim.
"Untuk semua oknum yang terlibat dalam peredaran narkotika sesuai perintah dan petunjuk pimpinan akan semua kami tangkap," kata Drago dikutip dari Antara.
Oknum polisi tersebut tiba di Gedung Awaloedin Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 15.17 WIB, setelah diterbangkan dari Samarinda pada hari yang sama.
Setibanya di Bareskrim, Bripka Dedy yang berperan sebagai "sniper" (mata-mata) di kampung narkoba Gang Langgar langsung dibawa menuju lift Gedung Bareskrim Polri bagian rutan.
Dia mengatakan, saat ini baru satu pelaku dari unsur kepolisian yang diamankan dalam kasus tersebut, namun pihaknya masih mendalami pihak-pihak lain yang terlibat.
Drago mengatakan, peran Dedy Wiratama dalam sindikat ini sebagai "sniper" bertugas memberitahukan atau mengawasi apabila ada konsumen yang gerak-geriknya mencurigakan seperti anggota polisi yang dapat membahayakan Gang Langgar.
"Terkait sudah berapa lamanya terlibat masih kami dalami lagi," katanya.
Sementara itu, Dedy Wiratama tiba dengan tangan diborgol pada kedua jempolnya, mengenakan kemeja bermotif warna biru dongker dan celana panjang berwarna gelap.
Saat awak media menanyakan terkait kasusnya, Dedy hanya diam tak menggubris pertanyaan wartawan selama menunggu lift membawanya masuk.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat peredaran narkoba di Gang Langgar, Samarinda, Kalimantan Timur, melalui sebuah operasi.
"Sindikat narkoba yang beroperasi di kampung narkoba Gang Langgar, Kota Samarinda, digulung tim gabungan Subdit IV dan Satgas Narcotic Investigation Center (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri," jelas Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, Sabtu (16/5/2026).
Ia mengatakan, dari operasi tersebut, total terdapat 11 tersangka yang diamankan. Selain itu, penyidik menyita sejumlah barang bukti narkoba.
Eko juga mengungkapkan bahwa sindikat narkoba tersebut telah beroperasi selama sekitar empat tahun.
"Omset penjualan narkoba sehari Rp150-200 juta," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air