SuaraKaltim.id - Polisi menggelar rekontruksi kasus pembunuhan yang dilakukan seorang gay berinisial YS alias AS (23). Dia diduga menghabisi nyawa pasangan sejenisnya, DH (56), di kawasan Terminal Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Selasa (18/5/2021) lalu.
Dalam rekontruksi yang digelar di halaman Polsek Gambut pada Selasa (22/6/2021) itu terungkap fakta. Dimana, pelaku ternyata sempat bercumbu dengan pasangannya DH di lokasi kejadian sebelum peristiwa nahas itu terjadi.
Tersangka YS awalnya datang ke rumah korban DH. Setelah itu, pada Senin (17/5/2021) sekitar pukul 19.00 Wita, tersangka diajak jalan dengan alasan melihat sarang walet di daerah Gambut.
Sampai di lokasi, korban pun mencumbu tersangka di lokasi tempat DH ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tusuk.
Usai bercumbu, pelaku mengungkit janji korban DH yang akan memberikan Rp 200 ribu setiap kali berhubungan asmara. Perbincangan itulah yang membuat keributan dan keduanya pun terlibat cekcok hingga akhirnya YS menghabisi nyawa kekasihnya, DH.
Usai membunuh, pelaku yang tercatat sebagai warga Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru itu pun kabur ke Sumatera Utara. Sementara itu, penemuan mayat korban DH dengan 9 luka tusuk menggemparkan warga Banjar.
Polisi yang mengetahui kabar tersebut langsung melakukan pelacakan. Alhasil, tim gabungan Polda Kalsel berhasil meringkus YS di kawasan Deli Serdang, Sumatera Utara pada Minggu (23/5/2021).
Di sana, YS disembunyikan kakaknya di rumah kerabat di jalan Marelan Pasar 9, Desa Manunggal, Deli Serdang.
Kepada polisi, YS mengaku tega membunuh DH karena emosi dan merasa berkali-kali dibohongi selama menjalin hubungan sesama jenis.
Baca Juga: Palsukan Surat Keterangan Antigen, Pelajar Ditangkap di Bandara Syamsudin Noor
“Saat kejadian, YS menikam leher dan tubuh korban berkali-kali dengan senjata tajam hingga menyebabkan korban meregang nyawa,” kata Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel AKBP Andy Rahmansyah, dikutip dari Kanalkalimantan.com - jaringan Suara.com.
Berita Terkait
-
10 Saksi Dipanggil, Dugaan Korupsi iPad di DPRD Banjarbaru Belum Ada Titik Terang
-
Cinta Segitiga Sesama Jenis, Korban Disekap dan Dianiaya Sampai Tewas
-
Pria Dibakar di Maros, Jenazah Adalah Korban Cinta Segitiga Sesama Jenis
-
Sebelum dengan Lesti Kejora, Rizky Billar Dikira Gay
-
Kasus Guru Gay di SMP Islam Padang Panjang, MUI Sumbar Desak Aktifkan Hukum Adat Nagari
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Langkah Pemprov Kaltim usai SK Tim Ahli Gubernur Disebut Cacat Hukum
-
Diprotes Keras, Gubernur Kaltim Akhirnya Beli Kursi Pijat Pakai Duit Sendiri
-
Gerindra Kaltim Sentil Rudy Mas'ud, Singgung Nepotisme hingga Evaluasi Anggaran
-
Advokat Publik Datangi Kantor Rudy Mas'ud, Minta Bubarkan Tim Ahli Gubernur
-
Rudy Mas'ud Janji Pengadaan Kursi Pijat Pakai Duit Sendiri, Begini Kata Pemprov Kaltim