SuaraKaltim.id - Akibat menampung tahanan yang berasal dari Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU), Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanah Grogot kelebihan kapasitas.
Kepala Rutan Tanah Kelas II Tanah Grogot Doni Hadriansyah mengemukakan persoalan tersebut saat bertemu dengan Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud pada Rabu (23/06/2021). Dia mengemukakan, kondisi tersebut cukup menyulitkan pihaknya saat melakukan pembinaan maupun kontrol serta pencegahan Covid-19 terhadap para tahanan.
Lantaran itu pula, dia mendorong agar dipercepat rencana pembangunan Lembaga Pemasyarakat (Lapas) di calon ibu kota negara (IKN) yang saat ini masih terkendala perizinan.
“Dengan demikian kita harapkan dapat memecahkan permasalahan over kapasitas, di mana saat ini Lapas Tanah Grogot telah mengalami over kapasitas, belum lagi warga PPU yang terpidana juga saat ini ditampung di Rutan Tanah Grogot,” ujarnya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com.
Dari catatan yang dimilikinya, Doni mengemukakan, saat ini di Rutan Tanah Grogot ada 296 terpidana yang merupakan limpahan dari PPU, atau sekitar 40 persen dari jumlah tahanan yang ada, sedangkan 60 persen tahanan dari Paser.
“Oleh karena itu, saya sangat apresisi atas pertemuan dengan bupati Insya Allah akan membawa manfaat yang besar bagi kemajuan pembinaan rutan Tanah Grogot maupun Rutan di PPU kedepannya,” ujarnya.
Dia berharap, jika rutan PPU terbangun maka tak perlu harus lagi menitip tahanan ke Rutan Tanah Grogot. Sementara itu, dia mengemukakan, jika Bupati Abdul Gafur akan mempercepat pembangunan lapas.
"Bupati pun sangat mendukung pembangunan rutan itu agar dipercepat supaya over kapasitas ini dapat terpecahkan, sehingga tahanan di wilayah PPU tidak perlu lagi dikirim ke Rutan Tanah Grogot. Masalah pembangunan lapas yang saat ini masih terkendala maka bupati dalam hal ini telah memberi sinyal untuk mendorong dipercepatnya pembangunan rutan yang dimaksud."
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas