Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir
Rabu, 07 Juli 2021 | 16:41 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluapkan amarahnya saat menyambangi kantor Equity Life & Ray White Indonesia di gedung Sahid Sudirman Center, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (6/7). Foto: Instagram @aniesbaswedan)

SuaraKaltim.id - Polisi resmi menetapkan CEO PT Ray White atau Lona Market Indonesia berinisial SD sebagai tersangka. Penetapan tersangka itu setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan marah-marah saat sidak lantaran menemukan adanya pelanggaran PPKM Darurat di perusahaan tersebut, Selasa kemarin. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan jika perusahaan yang dipimpin SD melanggar aturan PPKM karena bukan termasuk dalam sektor esensial atau kritikal.

"Kita mengamankan pada saat itu lima orang. Kemudian kita lakukan pendalaman dan pemeriksaan. Hasilnya kita tetapkan sebagai tersangka seorang perempuan inisialnya SD dia adalah CEO dari PT LMI ini," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Terkait status tersangka itu, wanita bos besar Ray White itu terancam hukuman 1 tahun penjara dan denda maksimal Rp100 juta sebagaimana Pasal 14 Ayat 1 Juncto Pasal 55 dan 56 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. 

"Tersangka tidak ditahan karena ancamannya di bawah lima tahun," katanya.

Anies Murka

Kemarin, Anies sempat marah besar usai menemukan adanya beberapa perusahaan non-esensial dan non-kritikal yang masih beroperasi di masa PPKM Darurat. Kemarahan Anies itu terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.

Awalnya, Anies melakukan sidak bersama Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat ke beberapa perusahaan di Jakarta pada Selasa (6/7) kemarin.

Dari sidak tersebut ada dua perusahaan non-esensial dan non-kritikal yang tertangkap basah beroperasi. Salah satunya yakni PT Ray White atau Lona Market Indonesia.

Baca Juga: Belasan Warga Langgar Prokes Jalani Sidang di PN Cianjur, Mulai dari Buruh Hingga Pelajar

Load More