SuaraKaltim.id - Pelaku penculikan anak 5 tahun di Balikpapan berinisial MS (49) kini telah ditangkap polisi. Kekinian, perkaranya masih didalami penyidik. Sementara menurut pengakuan pelaku, dia sengaja memulangkan korban setelah viral di media sosial.
Karena aksi penculikan yang dilakukannya sudah tersebar di mana-mana, seminggu kemudian pelaku pun berencana memulangkan korban.
Untuk mengelabui warga, pelaku memilih memulangkan korban pada dini hari dan mengantar anak ke salah satu rumah ibadah di Jalan Perona III Balikpapan Selatan.
"Menurut pengakuan tersangka, setelah viral di mana-mana, dia memutuskan untuk memulangkan korban," ujar Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputra di Balikpapan, Jumat (16/7/2021) sore.
Saat melakukan pengantaran terhadap korban, agar tidak mencurigakan, pelaku juga mengenakan atribut ojek online. Padahal setelah di telusuri pihak kepolisian ke kantor ojek online tersebut, nama tersangka tidak tercantum sama sekali.
"Saat kami cek tidak ada nama tersangka di kantor ojek online itu. Entah dari mana dia mendapat atribut ojol itu juga masih kami dalami. Barang bukti jaket ojol itu juga masih dilakukan pencarian," tambah Rengga.
Sementara saat disinggung soal tindakan apa yang dilakukan pelaku terhadap korban, Rengga juga mengaku masih didalami pihaknya. Hanya saja menurutnya tersangka mengalami kelaian.
Diketahui, pelaku sebelumnya melakukan aksi penculikan terhadap korban, MA (5) saat bermain di dekat rumahnya di kawasan Balikpapan Selatan, tanggal 29 Juni 2021 lalu. Saat beraksi, pelaku menaiki sepeda motor lengkap bermasker dan mengenakan helem.
Tapi ternyata aksi pelaku terekam CCTV dan langsung dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Dari plat motor pelaku, polisi langsung mengantongi identitasnya. Lalu kemudian tim dari Polresta Balikpapan, Polda Kaltim, dan Polresta Samarinda, akhirnya berhasil menangkap pelaku.
Baca Juga: Identitas Pelaku Penculikan Anak 5 Tahun di Balikpapan Terungkap dari Pelat Kendaraan
Kontributor : Tuntun Siallagan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026