Update Kasus Covid-19 Balikpapan
Sementara itu berdasarkan rilis Satgas Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengemukakan, saat ini di Kota Balikpapan tercatat ada 230 kasus positif.
“Data yang ditarik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 230 kasus positif, yang sembuh 153 pasien,” ujarnya, Senin (19/07/2021).
Sementara pasien yang terpapar covid-19 meninggal dunia hingga pukul 12.30 sing tadi sebanyak 11 kasus,.
“Kemudian data kematian sampai jam 12.30 tadi itu 11 kasus,” ujarnya
Namun keterisian rumah sakit di Balikpapan masih sangat tinggi, hingga tempat tidur ICU penuh. Sedangkan untuk tempat tidur ruang isolasi di rumah sakit juga masih sekitar 96 persen.
“ICU masih 100 persen. Tempat tidur isolasi di 96,4 persen, karena malam, terisis lagi, seluruh rumah sakit,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
38 SPPG di Kaltim Belum Punya IPAL, Auto Kena Evaluasi!
-
Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Cekungan Kutai, Kaltim Ingin PI 10 Persen
-
KPK Datangi Kantor Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Ada Apa?
-
Rudy Mas'ud Dinilai Tak Paham Hukum, Klaim Punya Hak Prerogatif Seperti Presiden
-
Rudy Mas'ud soal Adik Kandungnya Jadi Tim Ahli Gubernur: Itu Hak Prerogatif