SuaraKaltim.id - Sedikitnya ada 7.086 warga Kota Balikpapan melakukan pemeriksaan rapid antigen dan 6.072 menjalani tes swab PCR.
Data tersebut disampikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Andi Sri Juliarty pada Selasa (20/7/2021).
“Sepekan testing ada 7.086 pemeriksaan antigen, 6072 yang melakukan PCR ini yang masuk aplikasi,” ujarnya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com.
Dia mengemukakan, pada Senin (19/7/2021) sebanyak 160 panitia pemotongan hewan kurban juga menjalani pemeriksaan antigen di Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Balikpapan.
“Kita sudah berusaha tinggikan tracing, kalau memang kasusnya menurun ya alhamdulilah,” ujarnya.
Kata dia, testing maupun tracing tracing terus gencar dilakukan sebagai upaya untuk mengendalikan covid-19 yang mengalami lonjakkan tajam hingga ribuan kasus Virus Corona dalam sepekan.
“Itu kan yangh diharapkan pemerintah cari sebanyak-banyaknya dulu, biar saja keluar dulu banyak kemudian dia akan putus.” ujarnya.
Untuk diketahui pada Senin (19/7/2021), Kota Balikpapan masih berada di peringkat pertama daerah yang penyebaran Covid-19 terbanyak di Provinsi Kaltim.
Setidaknya tercatat ada 230 pasien baru Covid-19 di Kota Minyak tersebut. Pun untuk angka kematian akibat Covid-19, Kota Balikpapan menjadi penyumbang tertinggi, yakni 29 kasus.
Baca Juga: Pemkot Balikpapan Fungsikan Embarkasi Haji Batakan Jadi RS Darurat Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'