SuaraKaltim.id - Kisah pilu Aldiano Dafa Raharjo alias Vino viral hingga kancah nasional. Berbondong-bondong media memberitakannya, mulai dari online, cetak, bahkan siaran langsung stasiun televisi.
Pasalnya, anak laki-laki asal Kutai Barat itu menjalani isolasi mandiri (Isoman) seorang diri. Kedua orang tuanya meninggal akibat terpapar Covid-19.
Berbagai bantuan datang untuk diberikan kepada Vino kecil, dari sembako makanan, hingga uang tunai. Yang memberi juga bukan hanya warga sekitar rumahnya, sekelas Bupati Kubar beserta istri juga turut membantu.
Siapa sangka, kesedihan hidup Vino juga dilirik oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor. Dalam dialog interaktif bersama salah satu stasiun televisi, Isran mengaku akan mengadopsi bocah malang tersebut.
"Saya sudah bicara dengan istri dan anak-anak saya. Saya akan berkomunikasi dengan keluarga Vino. Saya akan ambil (adopsi) dia sebagai anak angkat. Tidak berpikir legal atau tidak legalnya, tetapi agar anak ini bisa berkembang. Saya punya rasa empati, kata ibu ok, tidak masalah. Kita ambil kalau dia mau, mudah-mudahan dia mau. Kalau pun dia tidak mau, kita tetap melakukan pembinaan sampai pendidikan dia ke perguruan tinggi. Intinya siap menjamin pendidikan Vino," ujar Isran Noor, dikutip dalam keterangan resminya di akun instagram @pemprov_kaltim, Jumat (23/07/2021) malam.
Orang nomor satu di Kaltim ini juga mengungkapkan, bahwa dirinya sudah mengetahui kabar meninggalnya orang tua Vino, baik dari media online dan media sosial.
Ketika ditanyakan tentang kebijakan pemerintah daerah terhadap kejadian ini, Isran menjawab bahwa kebijakan yang dilakukan sama. Baik dari pemprov maupun pemkab/pemkot. Seperti, memberikan perhatian kepada korban Covid-19. Melalui penanganan-penanganan yang dilakukan instansi terkait di tiap daerah.
"Untuk kejadian ini tidak ada by system, karena Covid-19 ini kejadiannya begitu saja. Jadi apa yang bisa kita lakukan, itulah yang kita lakukan saat ini. Yang jelas kejadian ini pertama kali, kebijakan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota itu sama, yaitu bagaimana memperhatikan mereka yang sudah menjadi korban Covid-19," ungkapnya.
Terkait keinginan Isran untuk mengadopsi Vino, Margono selaku paman dari anak tersebut juga memberikan tanggapan. Ia bahkan mengucapkan terima kasih kepada Isran, atas itikad baik untuk mengadopsi dan membiayai segala kebutuhan hidup Vino.
Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 di Kaltim Capai 1.505, yang Sembuh 808
Dalam dialog interaktif itu pula, sang paman memberitahukan keadaan ponakannya dalam kondisi baik dan tetap menjalani isoman. Akan tetapi, inisiasi Isran untuk mengadopsi Vino belum bisa disetujui olehnya.
"Kalau masalah itu (adopsi). kami pihak keluarga disini masih belum bisa memberikan jawaban. Karena, yang memiliki kuasa atas itu adalah Mbah-nya yang ada di Jawa," ucapnya.
Dihubungi terpisah melalui aplikasi pesan instan, Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi juga turut memberikan komentar. Pasangan Isran ini, membenarkan itikad baik koleganya.
"Sdh diadopsi Pak Gub," tegas Hadi mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis