SuaraKaltim.id - Baru-baru ini beredar kabar di media sosial, lelaki berusia 20 tahun bernama Angga Elza, yang membagikan makanan dan uang kepada masyarakat yang terdampak PPKM di Kota Tenggarong.
Ternyata Angga adalah milenial yang menggeluti dunia trading. Ia menceritakan pengalamannya sebagai trader.
"Pada awalnya saya joki game Mobile Legends," ucap Angga, yang dikutip dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Kamis (29/07/2021).
Ia mulai menjadi trader sejak 2020 lalu, dengan motivasi ingin memperbaiki finansialnya, serta ingin mengangkat derajat kedua orangtua. Tak hanya itu, ia juga punya keinginan yang mulia. Yaitu ingin membantu orang yang kurang mampu.
"Saya juga sangat ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Pengakuannya, profit terbesar yang pernah dihasilkan senilai Rp 517 juta. Selama ini ia belajar secara otodidak. Setelah bermain trading selama setahun, ia menilai tidak ada kata aman di bisnis ini. Penuh risiko namun menjanjikan jika fasih memainkannya.
"Salah satu risikonya bisa kehilangan uang dan mempengaruhi psikologis," bebernya.
Namun hingga saat ini, Angga tetap melanjutkan usahanya sebagai joki Mobile Legends. Ia sadar, jika trading tidak menguntungkan, ia akan menjadi pengusaha.
Selama satu tahun masuk di dunia trading, Angga menyebut, jangan hanya tergiur profit. Tapi harus memikirkan risiko dan kesiapan mental. Selain itu mesti punya uang cadangan. Sebab ia pernah mengalami loss Rp 100 juta.
Baca Juga: Ummat Islam dan Khonghucu Gresik Bahu Membahu Bantu Warga Terdampak PPKM
"Trading itu high risk high return," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas