SuaraKaltim.id - Seorang perempuan muda berisinial M (17) asal Muara Jawa, Kutai Kartanegara harus berurusan dengan jajaran Polsek Muara Jawa.
Pasalnya, pelaku memposting berita bohong atau hoaks terkait vaksin.
Dari informasi yang dihimpun, pelaku menyebarkan informasi bahwa Covid-19 bertujuan untuk menghabisi manusia dan presiden ingin memundurkan diri dari jabatannya, karena terikat hutang dengan Cina melalui akun media sosial miliknya.
Kapolsek Muara Jawa, Iptu Rachmad Andika Prasetyo mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan informasi masyarakat yang masuk. Jika ada postingan berita bohong di media sosial, setelah dicek ternyata memang benar adanya.
Pelaku memposting berita tersebut pada 2 Agustus 2021. Agar tidak menyebar secara luas, pihaknya bergerak cepat dengan mengamankannya pada keesokan hari.
“Setelah dapat informasi kami langsung amankan, takutnya postingan hoaks tersebut menyebar lebih luas jadi langsung kami suruh hapus,” tutur Andika saat dihubungi awak media pada Jumat (6/8/2021).
“Pelaku sudah kami amankan dan kami minta berikan klarifikasi minta maaf ke publik,” tambahnya.
Mantan Kapolsek Tenggarong meminta masyarakat agar cerdas dalam bermain media sosial.
Sebab, jika memposting sesuatu di media sosial dan berpotensi menyebarkan hoaks kepada khalayak luas. Dapat berujung pada sanksi pidana berdasarkan UU ITE yang berlaku di Indonesia.
Baca Juga: Nasib Pengungsi Asing di Indonesia: Mereka Bilang Vaksin Hanya untuk WNI
“Jangan sampai menyebar berita bohong. Jika disebarkan di media sosial pasti terkena pidana,” pungkasnya.
Sumber: Kaltimtoday.co
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Komunitas Pers Kutuk Intimidasi Jurnalis saat Aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim
-
Demo Ribuan Massa Sempat Tak Digubris, Gubernur Rudy Mas'ud Akhirnya Buka Suara
-
7 Fraksi DPRD Kaltim Setuju Gulirkan Hak Angket Usut Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Demo 21 April Ricuh, Massa Desak DPRD Kaltim Evaluasi Gubernur Rudy Mas'ud
-
Berakhir Ricuh, Polisi Halau Mundur Massa Aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim