SuaraKaltim.id - Anak kecanduan gadget bisa membuat proses tumbuh kembang tidak maksimal. Namun di masa pandemi, meningkatnya screen time alias waktu penggunaan gadget tidak bisa dihindari.
Sebuah survei mengemukakan penggunaan gadget pada anak naik dua kali lipat sejak pandemi dimulai 18 bulan lalu. Bahkan, rata-rata anak menghabiskan hingga empat jam menggunakan gadget, jauh di atas rekomendasi pakar yang hanya satu jam.
Akan sulit bagi orangtua untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak, terutama pada orangtua yang bekerja dari rumah.
Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya. Dilansir Huffpost, ada tiga tips untuk mengurangi screen time anak yang bisa dilakukan orangtua.
1. Konsisten terapkan peraturan
Dalam bukunya yang berjudul The Family Firm: A Data Driven Guide to Better Decision Making in Early School year, pakar parenting Emily Oster mengatakan, orangtua harus konsisten menegakkan peraturan pembatasan screen time.
Jika anak hanya dibolehkan menggunakan screen time selama 2 jam, maka aturan tersebut wajib dijalankan di manapun. Baik saat ayah dan ibu tidak ada di rumah, saat berkunjung ke rumah kakek dan nenek, maupun saat bertandang ke rumah sahabat.
Dengan konsisten menegakkan peraturan, anak akan lebih kecil risikonya untuk merengek ketika jatah screen time habis.
"Tentu saja awalnya mereka akan marah. Anda merebut kesenangan mereka menonton video atau bermain game. Tapi ini adalah risiko yang harus ditanggung orangtua," tutur Oster.
Baca Juga: 31 Persen Remaja Kegemukan, Brasil Mulai Program Nasional Cegah Obesitas
2. Beri anak pilihan
Anak tentu akan marah ketika screen time dibatasi. Di sini, orangtua wajib memberikan pilihan agar anak merasa memiliki kuasa terhadap aktivitas yang akan dilakukan selanjutnya.
"Bantu anak beralih dari menatap layar ke aktivitas fisik. Misalnya jika ia sedang menonton kartun, Anda bisa mengajaknya untuk bermain boneka dengan cerita yang dibangun sendiri," tulis pakar dari Center on Media and Child Health, Boston Children’s Hospital.
Memberikan batas waktu sebelum beralih ke kegiatan selanjutnya juga tindakan baik. Dengan begitu, anak memiliki keleluasaan dalam aktivitasnya.
"Jangan langsung matikan TV. Berikan peringatan bahwa 5 menit lagi waktu menonton selesai agar anak tidak tantrum," tambahnya.
3. Ajak main secara aktif
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud
-
Remaja 13 Tahun asal Samboja Jadi Korban ke-57 Tewas di Lubang Tambang
-
Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla
-
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng
-
Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta