SuaraKaltim.id - Program pensiun dini Honda Motor Corporation dimanfaatkan ribuan karyawan yang bekerja di perusahaan itu. Dilaporkan jumlah pesertanya mencapai 2.000 karyawan.
Seperti ditulis Nikkei Asia, jumlah karyawan yang memanfaatkan program pensiun dini sekitar 5 persen dari jumlah karyawan yang bekerja. Jumlah ini melebihi ekspektasi yang diperkirakan hanya akan mencapai 1.000 karyawan.
Kekinian, Honda Motor Corporation belum memberikan komentar untuk keikutsertaan para karyawan dalam program purna tugas.
Honda menggelar program pensiun dini sejak April hingga Juli 2021. Dengan catatan hanya karyawan berusia antara 55-63 tahun yang boleh mengikutinya.
Paket penawaran Honda adalah pemberian pesangon pensiun sesuai aturan berlaku dan gaji setara hingga tiga bulan kerja dari masing-masing karyawan.
Dari 2.000 lebih karyawan yang terdaftar, separuhnya berusia di bawah 60 tahun. Dan program pensiun dini itu dilakukan pertama kali oleh Honda. Dalam satu dekade terakhir.
Honda menggelar program ini guna mengurangi beban biaya di tengah transisi menuju mobil listrik. Juga untuk meningkatkan profitabilitas. Terlebih mahalnya biaya riset dan pengembangan mobil listrik yang harus digelontorkan perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini