Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Foto Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)
7. Muammar Al-Gaddafi (Libya)
Bicara soal presiden terburuk, tentu kita tidak bisa melewatkan Muammar Al-Gaddafi yang memimpin Libya secara diktator. Ia terkenal sebagai pemimpin egois yang menguasai Libya selama 40 tahun lamanya.
Dari tujuh nama Presiden terburuk ini, ternyata nama Joko Widodo tidak masuk. Gaes, Presiden Joko Widodo atau Jokowi belum lah menjadi presiden terburuk sepanjang sejarah.
Tag
Berita Terkait
-
Jadi Komoditas Unggulan, Mengenal Apa itu Tanaman Porang, Ciri-ciri, dan Manfaatnya
-
Megawati Menangis Gegara Presiden Jokowi Dihina, Rocky Gerung Beri Komentar Menohok
-
Megawati Ketemu Jokowi, Pengamat: Jadi Sinyal Kuat Ada Reshuffle
-
Sambangi Jatim, Jokowi Naik Pesawat Kepresidenan Tampilan Baru Bercat Merah
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Orangutan dan Bayi Kembarnya Diselamatkan dari Hutan di Kutai Timur
-
Dana Murah BRI Makin Kuat, Strategi Jitu Bank Raksasa Raih CASA Tertinggi Berkat Transaksi Digital
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Kamis 5 Maret 2026
-
Rekomendasi HP 1 Jutaan Terbaik Saat Ini di Blibli (Murah, Tetap Enak Dipakai)
-
Kecanduan Video Porno, Residivis Pencabulan Anak Berulah Lagi di Samarinda