Para Ahli Menyarankan Tidak Perlu Mandi Setiap Hari, Alasannya?
- Kekeringan
- Gangguan
- Infeksi
- Gangguan mikrobioma kulit
Menurut dokter kulit yang berbasis di New York, Dr. Adarsh Mudgil, hanya ada sedikit bukti yang mendukung teori ini bahwa mandi setiap hari tetap berbahaya.
"Mandi setiap hari tidak perlu, tetapi saya juga tidak berpikir itu berbahaya bagi kulit kita seperti yang dilaporkan secara luas di media akhir-akhir ini,” katanya.
“Mandi setiap hari bisa membuat kulit lebih kering jika tidak melembabkan, tapi hanya itu yang bisa dibuktikan. Efeknya pada mikrobioma kami bersifat spekulatif.”
Menurut tinjauan 2018, beberapa penyakit kulit dikaitkan dengan keadaan mikroba yang berubah, tetapi penelitian yang sama mencatat bahwa mikrobiota kulit orang dewasa yang sehat stabil dari waktu ke waktu, meskipun ada perubahan lingkungan — seperti frekuensi mandi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Kejati Kaltim Sita Rp214 M, Amankan Puluhan Tas Branded dari Korupsi Transmigrasi
-
BRI Perkuat Program Rumah Rakyat, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun pada 2026
-
Heboh Mobil Dinas Gubernur Kaltim di Tengah Efisiensi, Prabowo: Kita Selidiki Semua
-
Kritik Tajam Prabowo soal Mobil Dinas Rudy Mas'ud Rp8 M: Mobil Presiden Rp1 Miliar
-
Penumpang Arus Balik di Terminal Samarinda Melonjak Dibanding Arus Mudik