SuaraKaltim.id - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kaltim terus didorong untuk menggunakan teknologi pembayaran digital atau quick response code Indonesian standard (QRIS).
QRIS juga merupakan standar kode QR Nasional untuk memfasilitasi pembayaran kode QR di Indonesia yang diluncurkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada 17 Agustus 2019.
"Kalau ada yang memudahkan dan aman, mengapa tidak," kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kaltim HM Yadi Robyan Noor, dikutip dari akun Instagram @pemprov_kaltim, Kamis (2/9/2021).
Untuk diketahui beberapa keuntungan menggunakan QRIS saat bertransaksi di antaranya, transaksi cukup dengan scan, tak perlu menggunakan uang tunai, terhindar dari risiko uang palsu serta meminimalisir penularan Covid-19 saa betransaksi tunai.
"Dengan QRIS, pelaku UMKM juga tidak repot lagi menyiapkan angsulan," celetuknya.
Hal senada juga disampaikan Pertamina Unit Manager Comm Rel and CSR MOR VI Balikpapan, Susanto August Satrio. Katanya, Pertamina terus mendorong literasi digital dengan pelatihan digital yang dilakukan di Kaltim.
"Membina UMKM naik kelas, go modern, go digital, go online dan go global," jelasnya.
Ia menjelaskan, saat ini Pertamina membina kurang lebih 1.700 UMKM di Kaltim, 4.900 UMKM di regional Kalimantan dan 69.000 UMKM dari Tanah Aceh hingga Tanah Papua.
Ia membeberkan pula, banyak UMKM yang sudah go global. Khususnya untuk sektor handycraft.
Baca Juga: Drama Korea Nevertheless Bakal Rilis Album Kumpulan Soundtrack!
"Bahkan ada satu produk herbal dari Kaltim yang sudah bisa diterima di salah satu restoran di Turki. Tentu ini suatu kebanggaan. Ditambah lagi transaksinya dengan QRIS, dijamin lebih mudah," bebernya lagi.
Ia melanjutkan, selain lebih mudah, dengan QRIS semua transaksi tercatat jelas. Baik itu transaksi masuk maupun transaksi keluar.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Hendik Sudaryanto menguraikan, di masa pandemi seperti sekarang, para UMKM dituntut berperilaku lebih digital, dan bisa masuk ke ekosistem digital. Termasuk transaksi keuangan.
Di Kaltim transaksi QRIS tertinggi masih di Samarinda dan Balikpapan. BI pun terus melakukan kampanye penggunaan QRIS, termasuk mengemasnya dengan kearifan lokal.
"Melalui bahasa pesan, jargon pun dikampanyekan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
3 Mobil Daihatsu Bekas 7-Seater yang Nyaman buat Keluarga, Irit Pula!
-
40 Ribu Rumah Rusak Akibat Bencana Alam Sepanjang 2025 di Kaltim
-
Ribuan Paket Logistik Disiagakan untuk Warga Terdampak Banjir di Tabang
-
3 Mobil Keluarga Bekas Toyota Paling Nyaman untuk Lansia dan Anak-anak
-
5 Mobil Bekas 7-Seater 50 Jutaan, Pilihan Ekonomis Kendaraan Bertenaga