SuaraKaltim.id - Wacana agar Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur mulai diisi aktivitas kementerian dan BUMN kembali mengemuka di Senayan.
Namun, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memilih berhati-hati menanggapi usulan tersebut.
Hal itu disampaikan Erick saat ditemui di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 24 Juli 2025 lalu.
"Nanti BUMN statement sendiri," kata Erick singkat, dikutip dari WartaEkonomi.co.id--Jaringan Suara.com, Rabu, 27 Agustus 2025.
Ia tidak merinci lebih jauh sikap resmi BUMN terkait gagasan itu.
Dorongan agar IKN tidak dibiarkan kosong sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR, Aria Bima.
Menurutnya, keberadaan kantor BUMN di kawasan Otorita IKN bisa menjadi langkah awal menghadirkan aktivitas pemerintahan.
“Kalau begitu, saya mengusulkan misalnya aktivitas di sana tidak boleh kosong, harus ada. Kalau pemerintahnya belum, bisa diusahakan bagaimana seluruh BUMN itu bisa berkantor di OIKN. Bisa menjadi prioritas,” ujar Aria Bima di kompleks parlemen, Senayan, Senin, 21 Juli 2025.
Pandangan senada disampaikan anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron.
Baca Juga: Gibran Pastikan Proyek IKN Jalan Terus: Bukan Sekadar Istana, tapi Simbol Pemerataan
Ia menilai opsi memindahkan BUMN maupun kementerian tertentu ke IKN bukan hal yang mustahil.
“Ya mungkin saja, bisa saja. Bisa saja tentu ini menjadi domain dan menjadi kewenangannya pemerintah. Bisa saja memindahkan misalkan Kementerian Kehutanan bisa. Atau kementerian-kementerian yang betul-betul sekiranya bisa memulai beraktivitas di sana,” kata Herman di Senayan, Selasa, 22 Juli 2025.
Dengan demikian, perdebatan soal siapa yang akan lebih dulu menempati IKN semakin menguat.
Di satu sisi, DPR mendorong adanya langkah konkret agar kawasan itu hidup sejak dini.
Di sisi lain, pemerintah pusat, termasuk BUMN, masih menahan diri sebelum menyampaikan sikap resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
KPK Ingatkan Gubernur Kaltim soal Mobil Dinas Senilai Rp8,5 Miliar
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
Mobil Dinas Suami Rp8,5 Miliar, Gaya 'Noni Belanda' Sarifah Suraidah Jadi Omongan
-
Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Unggahan Istri Gubernur Kaltim Singgung Kedengkian
-
Sindiran Menohok Warnai Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Gubernur Rudy Mas'ud