SuaraKaltim.id - Presiden Prabowo Subianto menandai babak baru pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan langkah penting: menyerahkan penuh tanggung jawab proyek ini kepada Otorita yang dipimpin Basuki Hadimuljono.
Selama tiga tahun terakhir, pembangunan IKN masih berada di bawah kendali Kementerian Pekerjaan Umum (PU), karena OIKN belum terbentuk secara penuh.
Kementerian ini menjadi motor utama pembangunan infrastruktur dasar, mulai dari jalan tol, air bersih, hingga gedung pemerintahan.
Namun, transisi resmi kini dilakukan.
OIKN tak hanya memegang kendali pembangunan, tetapi juga anggaran.
Dalam rapat di Istana Kepresidenan Jakarta, 21 Januari 2025, Prabowo langsung menugaskan Basuki untuk mengelola dana Rp 48,8 triliun selama lima tahun ke depan demi keberlanjutan proyek strategis ini.
Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, menegaskan kementeriannya kini hanya fokus menuntaskan pekerjaan lama yang sudah terikat kontrak multiyears sejak era Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu disampaikan Diana, Senin, 25 Agustus 2025.
“MYC belum selesai semuanya, mudah-mudahan tahun ini bisa tuntas. Paling lambat 2026 sudah selesai,” ujar Diana, dikutip Selasa, 26 Agustus 2025.
Baca Juga: 54 Desa di PPU Miliki Koperasi Merah Putih, Siap Kawal Pertumbuhan IKN
Senada, Menteri PU Dody Hanggodo memastikan penyelesaian sisa pekerjaan tidak akan mengubah target.
“Kalau kami hanya menyelesaikan sisa-sisa pekerjaan yang belum selesai. Itu pun tidak banyak dan anggarannya cukup,” jelasnya.
Dengan struktur organisasi yang kini lengkap dan aparatur sipil negara yang berkantor di Nusantara, OIKN di bawah Basuki diproyeksikan dapat menjalankan pembangunan lebih terpusat, terintegrasi, sekaligus selaras dengan visi Presiden Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino