SuaraKaltim.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), menempatkan Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Kehadiran koperasi ini dipandang strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) PPU, Margono Hadisusanto, saat ditemui di Penajam, Minggu, 24 Agustus 2025.
“Pengurus Koperasi Merah Putih harus memperkuat sinergi dengan pemerintah desa/kelurahan,” ujar Margono, disadur dari ANTARA, Senin, 25 Agustus 2025.
Menurutnya, koperasi tersebut bukan hanya wadah usaha, melainkan juga simbol persatuan dan gotong royong.
Karena itu, seluruh unit usaha Koperasi Merah Putih dituntut dikelola secara profesional dan transparan agar mampu memberi dampak langsung bagi anggota maupun masyarakat sekitar.
Pemkab PPU, lanjut Margono, terus memberikan pendampingan agar koperasi dapat menyesuaikan usaha dengan potensi daerah masing-masing, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, maupun bidang lain.
“Kami tekankan membangun sinergi dengan pemerintah kabupaten maupun antar desa dan kelurahan memperkokoh peran koperasi,” tambahnya.
Hingga kini, Koperasi Merah Putih sudah terbentuk di 54 desa dan kelurahan di PPU.
Baca Juga: Hutama Karya Genjot Akses IKN, Tol Baru Pangkas Perjalanan BalikpapanNusantara Jadi 1 Jam
Margono menegaskan, kehadiran koperasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekonomi lokal yang berkelanjutan di daerah yang sebagian wilayahnya masuk dalam Ibu Kota Nusantara (IKN) ini.
“Peran Koperasi Merah Putih harus diperkuat untuk memajukan perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan,” katanya.
Dengan peran yang diperluas, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi fondasi dalam menciptakan ketahanan ekonomi desa sekaligus mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino