SuaraKaltim.id - Banyak orang yang mengaduh soal penambahan berat badan akibat pembatasan aktifitas di luar rumah karena pandemi. Peningkatan berat badan ini tak hanya menambah angka obesitas, namun juga diabetes tipe 2.
Melansir dari Suara.com, lockdown merupakan penyebab peningkatan risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Studi tersebut diinyatakan dalam sebuah penelitian di Inggris, yang diterbitkan pada The Lancet Diabetes & Endocrinology.
Pengkajian para analisis yang dilakukan pada orang berusia di bawah 40 tahun, dimana mereka mendaftar di Program Pencegahan Diabetes Layanan Kesehatan Nasional (NHS). Mereka juga sudah melihat perbedaan berat badan terbesar, rata-rata mengalami kelebihan 8 pon atau setara 4 kilogram.
NHS juga memperkirakan, kenaikan berat badan satu kilogram atau 2,2 pon, mampu meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes sekitar 8 persen.
"Pandemi telah mengubah setiap bagian dari kehidupan kita dan membebani pikiran dan tubuh, dengan ribuan orang membayar harga yang mahal, dan banyak yang mengalami kenaikan berat badan selama lockdown," kata Dr Jonathan Valabhji, direktur klinis nasional NHS untuk diabetes dan obesitas, dikutip Minggu (5/9/2021).
"Peningkatan berat badan juga berarti peningkatan risiko diabetes tipe 2 yang terkait dengan banyak jenis kanker yang umum, kebutaan, amputasi serta serangan jantung dan stroke," imbuhnya.
Diabetes tipe 2 merupakan kondisi kompleks dengan berbagai macam faktor risiko yang mencakup etnis, usia, dan riwayat keluarga. Hidup bersama dengan obesitas merupakan satu-satunya faktor risiko terbesar. Lantaran menyumbangkan 80-85 persen dari risiko seseorang terkena kondisi tersebut.
"Studi ini menunjukkan bahwa selama pandemi, mungkin ada peningkatan berat badan orang-orang yang berisiko tinggi terkena diabetes tipe 2. Ini mengkhawatirkan karena dapat menyebabkan tingkat kondisi naik lebih tajam ke bawah," kata Dan Howarth, Kepala Perawatan di Diabetes UK.
Baca Juga: Lika-Liku Perjalanan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Guru PPPK di Kaltim Diperpanjang Kontraknya, DPRD Janji Kawal
-
Viral Lagi, Terungkap Kondisi Terkini Orangutan Kurus dan Anaknya di Kutai Timur
-
Fundamental Kokoh, PSGO Imbangi Pertumbuhan Usaha dan Pembagian Dividen
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Hujan Petir saat Perayaan Iduladha
-
Presiden Prabowo Berikan 13 Sapi Kurban untuk Masyarakat Kaltim