SuaraKaltim.id - Video amatir yang memperlihatkan pemuda menunggangi penyu di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, menuai sorotan publik setelah viral di media sosial.
Dari rekaman tersebut, diketahui ada empat mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang ikut berada di lokasi.
Dekan Fakultas Hukum Unmul, Mahendra, membenarkan identitas keempat mahasiswa tersebut. Namun ia menegaskan bahwa pelaku utama yang menunggangi penyu adalah warga setempat.
“Memang benar mereka sedang menyelesaikan program KKN, tapi sudah selesai, mereka diajak seperti acara perpisahan, yang menunggangi bukan mahasiswa, tapi ada yang naik sebentar itu mahasiswa dan yang merekam,” jelas Mahendra, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu, 20 Agustus 2025.
Mahendra menjelaskan, mahasiswa tersebut sebelumnya menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Kasai, Kecamatan Kepulauan Derawan.
Namun, ia menekankan kejadian itu tidak termasuk dalam rangkaian program resmi.
“Itu sudah di luar kegiatan KKN karena program yang mereka ikuti sudah selesai,” katanya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa tindakan menunggangi penyu tidak bisa dibenarkan.
Pihak yang terlibat, lanjut Mahendra, sudah memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf melalui video.
Baca Juga: Percepat Program MBG, Pemkab Berau Ubah Gedung Lama Jadi Dapur Gizi
Terkait kemungkinan sanksi, Mahendra menyerahkan sepenuhnya kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unmul.
“Termasuk pembekalan juga sebetulnya sudah disampaikan secara menyeluruh kepada mahasiswa KKN,” tegasnya.
Ia berharap insiden ini bisa menjadi pelajaran penting agar kasus serupa tidak kembali terulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Didemo Ribuan Massa Kaltim, Gubernur Rudy Mas'ud Ucapkan Terima Kasih
-
Komunitas Pers Kutuk Intimidasi Jurnalis saat Aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim
-
Demo Ribuan Massa Sempat Tak Digubris, Gubernur Rudy Mas'ud Akhirnya Buka Suara
-
7 Fraksi DPRD Kaltim Setuju Gulirkan Hak Angket Usut Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Demo 21 April Ricuh, Massa Desak DPRD Kaltim Evaluasi Gubernur Rudy Mas'ud