SuaraKaltim.id - Capaian vaksinasi dosis pertama di Kalimantan Timur (Kaltim) sudah mencapai 40 persen. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi Mulyadi saat meninjau vaksinasi massal di Halaman Kantor Telkom, Jumat (24/9/2021) kemarin.
Ia mengatakan, Pemprov Kaltim menargetkan, minimal 70 persen atau hingga 3 juta warga Kaltim yang divaksin. Sementara, untuk saat ini vaksin dosis kedua telah mencapai 20 persen.
“Pemrpov berterimakasih kepada masyarakat yang antusias ingin mendapatkan vaksin, ini tentu sangat luar biasa,” ujarnya dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (25/9/2021).
“Kita juga mengapresiasi semua pihak penyelenggara vaksinasi. Hal itu telah membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi di Kaltim.”
Ia juga mengaku, pihaknya terus mendorong agar pelaksanaan vaksinasi dipercepat di kota dan kabupaten, dengan melibatkan semua pihak. Sehingga, target herd immunity segera tercapai dan kasus Covid-19 di Bumi Etam bisa terus melandai.
“Mudah-mudahan program vaksinasi berjalan lancar dan sukses, sehingga masyarakat Kaltim bisa mencapai target herd immunity,” sambungnya.
Dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga terus mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M. Termasuk menjaga pola hidup sehat dan bersih.
“Kita harapkan masyarakat selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih yang dibarengi disiplin protokol kesehatan. Sekali lagi jangan kendor melaksanakan 5M,” tandasnya.
Baca Juga: Lepas 720 Atlet ke PON XX Papua, Isran Noor Sasar Tiga Besar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA