SuaraKaltim.id - Perasaan mengganjal soal maksud dan tujuan dari Jonathan Frizzy memasang kamera CCTV di kamar Dhena Devanka mencuat. Hal itu berasal dari kuasa hukum Dhena, Ibnu Ali Tindri.
“Nah itu kan motif aneh kan, masa dalam kamar ditaruh CCTV,” katanya dikutip dari Suara.com, Jumat (1/10/2021).
Dari prasangka itu ia menyimpulkan bahwa Ijonk--panggilan akrab Jonathan Frizzy--tengah berpura-pura menjadi korban.
"Itu playing victim. Seolah-olah jadi korban, Masa sih laki-laki mainnya sebagai korban?" sebutnya.
Prasangka itu kembali diperkuat sang klien, Dhena Devanka. Ketika dikonfirmasi, wanita kelahiran 1984 itu membenarkan soal ketidaktahuan dirinya terkait pemasangan kamera CCTV tersebut.
“Ya tidak (memerhatikan CCTV itu), tidak merhatiinlah,” katanya singkat..
Namun, selebgram ini juga menilai, suaminya itu sedang memutarbalikan fakta. Dia menduga itu dilakukan agar kesalahan Ijonk soal tindakan KDRT kepadanya dapat tertutupi.
"Mungkin saya jadi kaya kambing hitam, jadi untuk menutupi segala sesuatu yang lagi heboh yaitu menutupi kesalahan dia," imbuhnya.
Sebelumnya, kuasa hukum Jonathan Frizzy (Ijonk) menunjukkan bukti baru soal dugaan istri kliennya, Dhena Devanka melakukan KDRT.
Baca Juga: Dhena Devanka Tunjukkan Bukti Foto Jonathan Frizzy Lakukan KDRT
Dalam foto yang diambil dari tangkapan layar di CCTV kamar, Dhena Devanka terlihat menendang Ijonk di bagian perut. Lalu ada juga foto saat Dhena Devanka mengancam pakai barbel.
Dari bukti tersebut, kuasa hukum Jonathan Frizzy memastikan bukan kliennya yang melakukan KDRT. Sebaliknya, Dhena Devanka yang melakukan kekerasan terhadap sang suami.
Sayangnya, Sebastian tak mau menjelaskan secara detail mengenai gambar tersebut.
Dia meminta awak media untuk menyimpulkan sendiri. Namun dipastikan gambar tersebut dijadikan salah satu alat bukti di kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit