SuaraKaltim.id - Program Beasiswa Kaltim Tuntas tahap II terancam batal. Itu terjadi karena Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2021 hingga kini belum juga disepakati oleh Pemprov Kaltim dan DPRD Kaltim.
Diketahui, sebelumnya terdapat total 61.113 mahasiswa dan siswa sebagai peserta program Beasiswa Kaltim Tuntas yang menunggu terkait penerimaan beasiswa tahap kedua ini. Terdiri atas 7.336 orang untuk tuntas mahasiswa, 5.242 stimulan mahasiswa, dan 48.535 untuk stimulan siswa.
Kepala Badan Pengelola Beasiswa Kaltim Tuntas (BP-BKT), Iman Hidayat, sebelumnya mengatakan sebanyak 21.000 peserta dari total tersebut barangkali berpeluang lolos. Itu jika pengajuan anggaran senilai Rp 77 miliar dalam APBD Perubahan 2021 disetujui. Pun jika dari pengajuan nominal anggaran tersebut sepenuhnya disetujui Pemprov Kaltim.
"Tapi kalau anggaran yang disetujui kurang dari yang diajukan, maka penerima juga akan berkurang. Tapi kami mengikuti Pemprov Kaltim dulu. Apakah ada atu tidak anggarannya," ucapnya saat kembali dikonfirmasi, dikutip dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Kamis (14/10/2021).
Ia melanjutkan, jika APBD-P 2021 belum juga disahkan, maka menurutnya pasti akan ada langkah dari Pemprov Kaltim.
"Untuk pencairan harusnya tahun ini (2021). Karena memang beasiswa tahun 2021. Kalau ada anggarannya ya dicairkan. Kalau tidak ada dananya ya tidak ada penerimaan baru. Tidak bisa menggeser ke tahun 2022. Kalau tahun 2022 ya seleksi dan daftar ulang lagi," jelasnya.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan bersiap jika anggaran dalam APBD-P tersedia.
"Kami sudah siap. Kami punya daftarnya," lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Sigit Wibowo mengatakan pihaknya akan berupaya APBD-P 2021 dapat disahkan. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyambangi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI guna melakukan konsultasi mengenai hal tersebut.
Baca Juga: Rahmat Hidayat di PON XX Papua: Yang Cedera Sudah Membaik dan Siap Bertanding
"Kami minta solusi dan saran terkait polemik anggaran yang belum ada titik tengah ini," kata Sigit Wibowo saat dikonfirmasi terpisah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur
-
Helmi Abdullah Ungkap Pesan Khusus Prabowo, Isyarat Maju Pilkada Samarinda?