SuaraKaltim.id - Anak angkat Kakek Suhud yang merupakan seorang pengusaha asal Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) bernama Suriansyah membantah tudingan para tetangga yang mengatakan bahwa kakek 70 tahun itu tidak sakit dan bukan penjual buku.
Dihubungi melalui telepon seluler, Sasa--panggilan akrab Suriansyah--menerangkan ketika bertemu dengan bapak angkatnya tersebut, kondisinya waktu itu sudah sakit.
"Tapi bapak tuh nahanin, kayak nggak mau nunjukin juga kalau sakit," katanya, Kamis (14/10/2021).
Menurutnya, apa yang disampaikan oleh beberapa tetangga soal kondisi bapak angkatnya itu cuma dibuat-buat. Karena berdasarkan fakta yang ia temukan sendiri, sang bapak angkat benar sedang sakit.
"Nggak mungkin bapak sakit ditunjukin ke tetangga. Buat apa? Orang pas ditegur sama Baim Wong waktu itu, beliau pergi ke rumah kakaknya untuk istirahat. Shock kan, nah baru dicariin sama anak-anaknya. Nggak bohong soal kondisi badan," tegas Sasa.
Fakta itu lebih diperkuat Sasa. Ia mengatakan, keinginan untuk mengajak bapak angkatnya jalan-jalan ke Bumi Mulawarman sudah disampaikan Sasa ke Kakek Suhud. Hanya saja, karena sakit, kakek yang tinggal di wilayah Jakarta Pusat itu harus istirahat semaksimal mungkin untuk memulihkan kondisinya.
"Mau saya bawa ke Samarinda, cuma kan harus vaksin, jadi saya bilang 'bapak istirahat dulu di sini, maksimalkan waktunya buat rehat, baru ke Kaltim'. Kayak gitu," jelasnya.
Ia mengatakan, kaki sang bapak yang sakit itu sampai berdampak ke cara jalannya. Beberapa kali Kakek Suhud mengeluhkan hal tersebut.
Tak hanya Sasa, anak kandung Kakek Suhud juga menyatakan hal senada. Melalui Sasa, mereka menyatakan bahwa sang bapak memang lagi sakit.
Baca Juga: 5 Curhat Kakek Suhud Usai Ditegur Baim Wong, Sakit Hati hingga Ogah Dijadikan Konten
"Anak kandung bapak itu sudah bilang (ke Kakek Suhud) untuk istirahat. Kerjanya juga sudah dilarang sama mereka, gak boleh, cuma namanya orangtua yang nggak mau nyusahin anak yah, dia kerja."
"Buat apasih beliau bohong soal kondisinya sendiri? Omongan itu doa, apa yang disampaikan Bapak itu sudah benar adanya. Kan nggak mungkin sakit diomongin ke tetangga? Sekali lagi, buat apa," sindirnya.
Ia melanjutkan, ketika rumah Kakek Suhud ramai didatangi wartawan, justru para tetangga di sekitar membantu bapak angkatnya tersebut.
Katanya, awal rumah Kakek Suhud ramai didatangi, para tetangga sama sekali tak tahu soal kabar bahwa Baim Wong sudah menghina sang kakek dan membuat konten tanpa seizinnya.
"Karena kan itu viralnya di TikTok sama YouTube, nah orang sini jarang nonton itu, jadi mereka nggak tau," pungkasnya mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas