"Karena kan saya ada lawyer fee, lawyer fee belum dibayar. Anggaplah kalau itu saya akui itu legal," kata Rita.
Kemudian Jaksa pun membacakan BAP milik Rita ketika dalam penyidikan di KPK. Rerkait komunikasi Rita dengan Azis Syamsuddin.
"Apakah pak Azis menyampaikan "Bunda tolong kalau diperiksa KPK akui saja dollar yang dicairkan Robin Pattuju di money changer itu dari rekening Bunda."
"Benar begitu," tanya Jaksa KPK.
"Iya," jawab Rita.
Jaksa kembali membacakan. Rita pun membalas komunikasi dengan Azis. Dimana Rita menanyakan "Berapa bang dan itu uang dari abang ? Jawaban balasan Rita ke Azis.
Kemudian, Azis kembali membalas menyampaikan ada sekitar Rp 8 miliar, iya. Itu uang dollar dari saya."
Rita mengaku hanya kaget mendengar uang sebanyak 8 miliar itu. Ketika Azis memberitahu.
"Saya cuma bilang Rp 8 miliar," ekspresi Rita ketika mendengar uang sebanyak itu
Baca Juga: Perkara Suap Azis Syamsuddin, KPK Periksa Mantan Wali Kota Tanjungbalai di Rutan Medan
Jaksa kembali menenkankan Rita apakah benar BAP itu.
"Iya, benar," kembali jawab Rita.
Rita menegaskan tak mau memberikan keterangan palsu. Ia, takut akan dihukum lima rahun penjara. Bila nantinya ketahuan.
"Saya sampaikan nggak bisa mengakui itu, karena teman saya bilang kesaksian palsu 5 tahun penjara."
"Saya bilang, saya tahu abang baik niatnya bantu. Tapi, untuk akui Rp 8 Miliar saya nggak bisa," imbuhnya.
Dalam dakwaan Jaksa KPK, Stepanus menerima suap mencapai Rp 11.025.077.000,00 dan 36 ribu USD. Stepanus dalam mengurus perkara sejumlah pihak dibantu oleh Advokat Maskur Husein yang kini juga sudah menjadi terdakwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'