SuaraKaltim.id - Lubang menganga di Jembatan Sambera, Kecamatan Muara Badak yang sebelumnya sempat beredar di media sosial, kini telah diperbaiki sementara, oleh sejumlah perusahaan dan kedua sisinya dapat dilewati. Perbaikan ini dilakukan selama dua hari terhitung Sabtu (16/10/2021).
Camat Muara Badak, Arpan menuturkan, perbaikan dilakukan untuk menutupi lubang-lubang yang ada di jembatan berlantaikan kayu ulin tersebut. Jadi, ada yang menggunakan besi dan batang pohon kelapa untuk menutupi kekurangan daripada besi itu sendiri. Untuk sumber pembiayaan, dihimpun dari kepedulian dunia usaha yang beroperasi di wilayah Muara Badak.
“Ini perbaikan sementara sambil menunggu turunnya anggaran perbaikan permanen dari Pemkab Kukar, perkiraan di APBD Perubahan 2021,” katanya dilansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu (20/10/2021).
Selain lubang, kayu ulin yang dianggap goyang saat dilewati kendaraan. Hal itu pun tak luput dari perhatiiannya. Jadi dibuatkan pengunciannya dari besi sehingga tak goyang kembali.
Pihaknya mengakui, bahwa kondisi ini tidak bisa bertahan lama, kalau pun bisa hanya kemungkinan kecil. Karena banyak kendaraan berat yang sering kali melintas.
“Paling tidak, dalam waktu sebulan bisa bertahan. Sambil menunggu anggaran turun,” jelasnya.
Diketahui kerusakan terjadi akibat banyak kendaraan melebihi kapasitas yang ditentukan yakni melebihi 8 ton. Jika seperti itu, jembatan baru diperbaiki pun usianya tidak akan bertahan lama, dampaknya tentu merugikan masyarakat. Oleh karenya, pihaknya mengingatkan agar selalu berhati-hati dan tetap waspada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026