Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Senin, 25 Oktober 2021 | 08:30 WIB
Banjir di salah satu wilayah di Kota Samarinda. [Dokumen relawan TRC-ITS]

SuaraKaltim.id - Banjir di Samarinda memang sudah menjadi momok. Mulai dari penanganannya yang lambat dilakukan pemerintah, penyebab kenapa banjir lama terjadi di beberapa wilayah di Samarinda, hilangnya nyawa seorang anak, hingga akhirnya kritik menohok dari masyarakat Kota Tepian kepada pemerintahnya.

Beberapa waktu lalu, wawancara ekslusif dilakukan kepada Samosir Fanriston Riko, salah satu warga di Bengkuring. Ia mengatakan, kawasan tempatnya tinggal memang selalu menjadi langganan banjir.

"Ini (banjir) bukan pertama kali nya terjadi," katanya melalui aplikasi pesan instan, yang dikutip Senin (25/10/2021).

Komentar tersebut bukan berarti Riko mencoba memaklumi. Justru sebaliknya, dirinya merasa kesal terhadap penanganan banjir Pemkot Samarinda yang dinilai lamban dan tampak tak ada progres apapun.

Baca Juga: Viral Imbauan Hati-hati Beraktivitas di Jembatan Mahakam Samarinda Karena Ada Buaya

"Pemkot jangan banyak alasan atau banyak drama, yang saya butuhkan bukan bantuan makanan atau sembako saat banjir," tegasnya.

Tak hanya komentar menohok seperti itu yang diberikan Riko. Disinggung apakah perlu kehadiran Wali Kota Samarinda Andi Harun di tengah masyarakat itu penting saat banjir, dengan tegas ia menjawab hal itu tidak mesti dilakukan.

Namun, dengan syarat tertentu. Yakni kebijakan yang dibuat harus bisa dirasakan oleh masyarakat.

"Pemimpin nggak mesti muncul di lapangan tapi kebijakannya harus bisa dirasakan. Kan kalau soal muncul ke masyarakat hal itu bisa di delegasikan ke bawahannya. Nggak penting buat muncul ke lapangan. Kita butuh hasil kerja sih dari lembaga eksekutif dan legislatif," lugas pria yang juga Ketua GAMKI Samarinda ini.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Samarinda Joni Sinatra Ginting memberikan pendapat. Baginya, wajar masyarakat ada yang mencari dan ada yang tak mencari wali kotanya.

Baca Juga: Dilaporkan Hilang Saat Bermain Banjir, Bocah 8 Tahun di Samarinda Ditemukan Meninggal

"Kesibukkan seorang pemimpin daerah yah, ketika memang lagi tidak ada, berarti ada hal penting lainnya yang diurus. Saya tidak membela beliau (Andi Harun) tapi yah biarkan bawahannya yang mengerjakan," ucap politisi Partai Demokrat tersebut saat dihubungi melalui telepon seluler.

Load More