SuaraKaltim.id - Terjadi macet cukup panjang spada sore, MInggu (31/10/2021) kemarin di kawasan Sebulu Moderen, tepatnya dari daerah SDN 25 Sebulu hingga pentebrangan kapal feri di wilayah tersebut.
Momen kemacetan itu memperlihatkan banyaknya truk pengangkut batu bara yang diduga ilegal dan beraktivitas di wilayah itu. Namun, siapa sangka, momen macet dan aktivitas tambang ilegal itu diabadikan di sebuah video dan viral di media sosial instagram.
Video itu kembali diunggah oleh akun @info_kukar. Berdurasi 55 detik, video itu memperlihatkan seorang wanita yang merekam momen macet dan memperlihatkan truk-truk pengangkut batu bara yang diduga tambang ilegal di kawasan Sebulu.
Keterangan menohok juga diberikan oleh si admin instagram. Ia menyindir, macet panjang yang harusnya terjadi di kawasan perkotaan, justru terjadi di jalur poros kecamatan.
"Macet Di Jakarta (X) Macet Di Samarinda (X) Macet di Sebulu (V)," jelas si admin dalam keterangan tulisnya, dikutip Senin (1/11/2021).
Tanggapan warganet
Unggahan itu tentunya ramai dikomentari oleh warganet. Banyak dari mereka yang juga 'meminta maaf' kepada pemilik dari tambang ilegal tersebut.
"Kenapa sih masyarakat malah lewat jalan houling batubara? kaya gk ada jalan lain aja, lewat sungai misalnya... btw mohon maaf ya owner batubara ilegal garagara masyarakat lewat jalur houling angkutan batubara kalian jadi terganggu," katanya.
"Tolong pak @edi_damansyah kasi tau masyarakat nya biar tidak menggangu pendapatan daerah ," sahut yang lain menandai akun instagram Edi Damansyah selaku Bupati di Kutai Kartanegara (Kukar).
Baca Juga: Aksi Dua Pemuda Curi Motor Terekam CCTV, Hampir Gasak Dua Motor Sekaligus
"Aku orang sebulu haje ndik tahu munnya ada tambang. oh ilegal yoh? (Aku yang orang Sebgulu aja nggak tahu ada tambang. Oh ilegal yah)," tambah yang lain.
"Kukira cupu ternyata ....," tuturnya.
"Seharusnya ada security patrol & safety patrol nya biar masyarakat ga lewat jalan hauling PT ICM"ilegal mining coal" kayak gini kan jadi keganggu aktivitas hauling," sahut warganet lain.
"Dari setengah 5 sudah macet," jelasnya.
"Aktivitas hauling PT ICM"ilegal mining coal" terganggu akibat masyarakat lewat jalan hauling pak," tandasnya mengakhiri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut