SuaraKaltim.id - Sekumpulan mahasiswa berdemo dan menghalangi mobil ambulan yang hendak membawa pasien ke RSUD. Kejadian itu terekam video dan viral di media sosial.
Video itu juga diunggah ulang oleh akun @memomedsos. Sang admin memberikan keterangan bahwa lokasi kejadian itu berada di Sumenep.
"Video ambulans yang terhalang demo mahasiswa itu di unggah sejumlah akun instagram dan menjadi viral sejak Rabu (3/11/2021) pagi. Akun arif hakimrahman, mengatakan jika video yang viral itu hanya sepotong," katanya dikutip di hari yang sama.
Dari akun yang mengunggah pertama kali, si admin @memomedsos menerangkan bahwa video itu memang dengan sengaja diunggah.
""Video ini sengaja saya share untuk klarifikasi atas potongan video yang memperlihatkan mahasiswa Sumenep demo menghadang ambulans"," sambungnya.
Dari keterangan admin juga, ia menyebutkan bahwa mahasiswa tersebut akhirnya memberi jalan kepada ambulans.
""Parahnya lagi caption ditambahi penjelasan kalau ambulans harus putar balik meski sudah lobi pendemo. Video ini menyebar luas di sosmed baik FB,IG,YT. Faktanya tidak begitu, mahasiswa tetap memberikan akses untuk ambulans meskipun tampak lamban"," tambahnya.
"Dalam video klarifikasi itu memang terlihat para pendemo bangun dari duduknya usai diminta warga sekitar. Bahkan ada seorang ibu-ibu yang membentak mereka agar memprioritaskan ambulans minggir.
Setelah para pendemo berdiri dan minggir, ambulans bisa lewat dengan lancar," imbuhnya.
Tanggapan warganet
Baca Juga: Video Pelajar Joget Ramai-ramai Viral, PTM SMAN 1 Cisolok Dihentikan
Unggahan itu pun ramai dikomentari oleh warganet. Mereka banyak menyayangkan apa yang dilakukan oleh sekumpulan mahasiswa tersebut.
"Ya tapi ttp aja kan ngalangin mobil ambulance? Ngga gercep gitu loh ada ambulan yg mau lewat pada minggir malah ada yg masih orasi sama santai duduk ," ujarnya.
"Goblog!," tegas warganet.
"Demo kok nyusahin org yg mau lewat," ucapnya.
"Tetep aja yg demo gak pakai otak+hati.. harusnya begitu ada ambulance langsung menepi bentar.. ini jedanya cukup lama untuk akhirnya menepi dan ambulance bisa lewat.. setiap detik itu berharga untuk nyawa pasien," tuturnya.
"Beban keluarga ," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Kinerja Gubernur Memprihatinkan, Sejumlah Tokoh Kaltim Bakal Bertemu Prabowo
-
Promo Indomaret hingga 13 Mei 2026, Pepsodent dan Indomilk Lebih Hemat
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit