SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase menginginkan pejabat yang mengisi 3 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bertalenta dan siap bekerja. Ketiga OPD itu diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Kata Basri, tiga OPD itu menjadi penting dalam pembangunan di Kota Bontang. Misalnya, PUPRK dan Perkimtan berperan dalam memastikan pembangunan penanggulangan banjir, penataan infrastruktur dan kawasan kumuh bisa berjalan dengan maksimal.
"Untuk dua OPD ini saya berkeinginan yang menjabat ialah orang yang energik, memahami aturan dan setiap saat bisa dihubungin dan membangun sinergitas antar instansi vertikal," ucapnya dilansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (4/11/2021).
Selain itu, ia pun berharap kepada calon Kepala Bapenda Bontang bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan begitu Bapenda bisa mendongkrak PAD yang selama ini belum maksimal dikelola daerah.
Selama penjaringan, Basri akan mengikuti dan memantau langsung seleksi pemilihan calon kepala OPD yang dimulai pada 2 November hingga keluar hasil pada 15 Desember mendatang.
"Walaupun kita punya kriteria khusus, tetapi kita tetap mengikuti aturan dari tim seleksi. Saya pun akan imut serta mewawancarai bagaimana komitment calon kepala OPD dimasa kepemimpinannya," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan