Berikutnya, KPPP 2 di Sangatta dan Bontang. Di kawasan ini terdapat daya tarik wisata hutan tropis, orangutan, pengamatan burung, hutan mangrove, pesisir, dan sungai. Di sini terdapat taman nasional dan desa wisata suku Kutai dan Dayak.
Terakhir, KPPP 3 yang meliputi Ujoh Bilang dan Long. Di kawasan ini, memiliki potensi sebagai cross border tourism di Kaltim karena berbatasan langsung dengan Malaysia. Menawarkan atraksi ekowisata bahari susur sungai hulu Mahakam yang dipenuhi dengan jeram. Selain itu terdapat wisata budaya Dayak Bahau.
Program sosial itu di antaranya dalam bentuk menguatkan kelembagaan, kelompok sadar wisata (pokdarwis), pelatihan keuangan, pengembangan produk kerajinan, hingga pelatihan pengelolaan homestay berstandar minimal Asia.
“Melalui program ini diharapkan meningkatkan pelayanan masyarakat, sehingga mampu menarik minat dan menjadi tujuan utama wisatawan lokal maupun mancanegara ke Pulau Maratua,” katanya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (9/11/2021).
Ekosistem pariwisata unggul yang didukung konektivitas baik dan kualitas sumber daya masyarakat lokal harus terus ditingkatkan. Perlu dukungan dari berbagai pihak karena ekosistem yang harus dikembangkan mencakup banyak aspek. Tidak hanya infrastruktur, tapi juga budaya, keindahan alam, dan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Untuk itu, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tapi juga harus didukung pihak-pihak swasta. Bank Indonesia, sebut Tutuk, terus mendorong keterlibatan swasta terhadap pengembangan sektor pariwisata di Kaltim. Salah satu sektor yang berpotensi besar menjadi penopang ekonomi baru di Kaltim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud