SuaraKaltim.id - Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Isran Noor mengaku bangga dengan ditetapkan tokoh asal provinsi setempat yakni Sultan Kutai Kartanegara Aji Muhammad Idris sebagai pahlawan nasional.
Penetapan Sultan Kutai Kartanegara sebagai Pahlawan Nasional, diakui Isran menandakan perjuangan rakyat Indonesia merata saat memperjuangkan, maupun mempertahankan kemerdekaan.
Isran pernah mengabadikan nama Raja Kutai Kartanegara Kudungga di beberapa tempat diantaranya di Kapal Angkatan Laut ( KAL) Kudungga di Sanggatta, Kutai Timur RSU Kudungga Kutai Timur dan Stadion Kudungga di Sangatta, Kutai Timur.
Isran Noor dalam keterangan resmi di Samarinda, berharap penetapan Sultan Aji Muhammad Idris semakin menggelorakan semangat warga Kaltim untuk lebih mencintai NKRI.
“Pemberian gelar pahlawan nasional bagi Sultan Muhammad Idris merupakan pemicu bagi kita sebagai warga Kaltim, karena gelar yang diberikan Presiden itu merupakan kebanggaan warga Kaltim,” katanya, Selasa 9 November 2021.
Ke depan, lanjut Isran Noor, ia akan membuat sejumlah kebijakan terkait Sultan Muhammad Idris seperti mengabadikan namanya pada fasilitas umum apakah gedung, jalan.
Selain itu, ia juga minta sejarah perjuangan Sultan Muhammad Idris digali dan dibuat buku agar menjadi bagian sejarah Indonesia.
“Sebagai penghormatan Pemprov dan Rakyat Kaltim, ke depan diprogramkan untuk penetapan fasilitas umum dengan nama Sultan Muhammad Idris serta menggali sejarah perjuangannya untuk dibuat buku sejarahnya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kaltim HM Agus Hari Kesuma mengatakan hasil perjuangan seluruh elemen dan masyarakat Kaltim telah membuahkan hasil dengan ditetapkannya Sultan Aji Muhammad Idris keturunan Sultan Kerajaan Kutai Kartanegara sebagai Pahlawan Nasional.
Baca Juga: Waduh, Tiket Gratis Kereta Api Hari Pahlawan Ternyata Tak Berlaku untuk Dokter
"Presiden Joko Widodo akan menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Sultan Aji Muhammad Idris, pejuang asal Kalimantan Timur, pada besok Rabu 10 November 2021, tepat pada Hari Pahlawan di Istana Bogor," kata Agus.
Pemberian gelar untuk Sultan Aji Muhammad Idris lanjutnya, tertuang dalam Keppres Nomor 109 TK/2021 tentang penganugerahan pahlawan nasional.
Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Sultan Aji Muhammad Idris, setelah melalui beberapa tahapan kajian dan penelitian sehingga diterbitkan Keppres Nomor 109 TK/2021 tentang penganugerahan pahlawan nasional.
Gelar pahlawan nasional akan diserahkan Presiden Jokowi kepada Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Sultan Adji Muhammad Arifin, sebagai ahli wahrisnya, Rabu (10/11/2021) besok di Istana Negara bertepatan Peringatan Hari Pahlawan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng