SuaraKaltim.id - Dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, Dinas Pariwisata Kalimatan Timur (Dispar Kaltim) melalui bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus berupaya menumbuhkan ekonomi yang sempat terhambat. Salah satunya dengan pameran virtual.
“Pameran virtual tidak hanya untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saja tetapi produk kreatifnya diunggulkan,” kata Kadispar Kaltim Sri Wahyuni, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (22/11/2021).
Kendati, masih ada kelemahan yaitu tidak semua kabupaten/kota memahami apa itu Ekraf. Karena masih ada anggapan bahwa pelaku UMKM itu adalah pelaku Ekraf.
Saat ini, baru melakukan dialog Ekraf dan sosialisasi tentang peta jalan di empat kabupaten/kota. Tentu saja ini menjadi pekerjaan rumah untuk segera disosialisasikan di seluruh daerah di Kaltim.
“Kami dengan komite akan sosialisasikan di 10 kabuaten/kota agar mereka bisa memahami, apa itu ekraf serta pelaku dan targetya siapa. Sehingga nanti pembinaanya juga akan lebih mudah,” ujarnya yang juga Ketua Ekraf Kaltim.
Empat daerah yang telah mengaktivasi ekraf diantaranya Kutai Kartanegara, Balikpapan, Bontang sudah menginisiasi pembentukan ekraf dan terakhir Samarinda. Meski Samarinda belum ada Komite tetapi ada Dinas Ekonomi Kreatif sehingga ada potensi mengaktivasi forum kolaborasi kelembagaan untuk menampung pelaku Ekraf.
Kemudian, setiap daerah memiliki keunggulan berbeda-beda, Kukar kabupaten kreatif seni pertunjukan, Balikpapan kota kreatif aplikasi dan game. Selain itu, anak muda asal Paser juga berpotensi di game, pasarannya sudah internasional dan memiliki omset Rp 700 juta. Bahkan bikin game saja di Texas, Amerika Serikat.
“Makanya Kaltim ini dengan pemetaan ternyata banyak sekali champions lokal yang punya potensi untuk pengembangan Ekraf di Kaltim,” tandasnya.
Baca Juga: Pemprov Kaltim kejar Target Pencapaian Vaksinasi 70 Persen untuk 3,7 Juta Penduduknya
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026