SuaraKaltim.id - Seorang pria sedang sosialisasi membersihkan pantai. Ketika sedang mewujudkan niatnya tersebut, dirinya menemukan benda mirip jenglot.
Videonya pun viral di media sosial. Salah satunya diunggah di akun @memomedsos. Di video tersebut pria berkaus hitam lengan panjang dan berambut gondrong dikuncir ini mengatakan bahwa penemuan benda seperti jenglot itu tak sengaja ia dapatkan.
"Halo guys jadi gua di Pantai Watu Kuncir, lagi sosisalisasi membersihkan sampah di pantai ini. Saya menemukan sesosok jenglot. Benar-benar demi Allah, saya enggak tahu dan tidak ingin menantang sosok apapun yang ada di pantai ini. Jadi benar-benar kayak. Yah udah saya mau membersihkan sampah, tapi saya melihat buntalan-buntalan plastik," terang pria itu dalam video tersebut, dikutip Kamis (25/11/2021).
Pria itu juga mengaku penasaran. Hingga akhirnya ia membuka buntalan-buntalan plastik yang ia sebutkan.
Baca Juga: Curhat Wanita Ditagih Uang Rp 1 Juta Oleh RT Baru, Alasannya Bikin Debat Panas
Ia juga menyebutkan bahwa penemuannya tersebut tidak ada unsur rekayasa. Bahkan di akhir kalimatnya, ia menyebutkan lokasi tempat ia menemukan benda mirip jenglot tersebut.
"Dan akhirnya saya penasaran dan saya buka, ternyata isinya seperti ini. Lihat ini asli yah, tidak ada rekayasa, Pantai Kunjir Kalianda, Lampung," jelasnya.
Sang admin akun Instagram itu pun memberikan keterangan tulisnya. Sang admin juga mengatakan bahwa pria tersebut memang sedang membersihkan pantai. Lalu menemukan benda yang mirip dengan jenglot itu.
"Seorang pria menemukan benda mirip jenglot saat sedang membersihkan sampah di pantai," terangnya.
Tanggapan warganet
Baca Juga: Viral Cukur Rambut Ala Sultan, Interior Salonnya Sukses Bikin Publik Melongo
Unggahan dari @memomedsos itu pun ramai dikomentari warganet. Banyak dari mereka yang mengatakan pernyataan-pernyataan jenaka. Namun ada juga yang memberikan keterangan seriusnya terkait fenomena di pantai tersebut.
"Di tokped ada gan," katanya.
"Koq mirip yg nemuinnya yah ," terangnya.
"Itu mainan boneka adek gw woi balikin," celetuknya.
"Mang buat apaan gituan?," tanyanya.
"Ya biasa kayak peliharaan..tp banyak yg palsu d buat dr bangkai binatang...kelalawar misalnya..banyak d jual d toko sulap tuh ," jelasnya.
"Peliharaan kok dibuang ?," lanjut yang lain.
"Serius nanya. Kalau jumpa begitu bagus nya di apaain ya.? Ni serius ni," tuturnya.
"Bungkus lagi kembalikan lagi ketempatnya, orang buang kenapa kamu ambil begituan lagi...," tandasnya.
Hingga berita ini selesai ditulis, unggahan tersebut sudah disukai sebanyak 1.357 kali oleh warganet.
Berita Terkait
-
Viral! Kawasan Wisata Pantai Anyer Penuh Manusia, Niat Healing Malah Pusing
-
Asal Usul Walid, Lagi Ramai Disebut di TikTok sampai Trending di X
-
Viral, Apakah 'Meminum Retinol' Benar-benar Bisa Memperbaiki Kulit?
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
Meninggal di Usia 68 Tahun, Ini Kiprah Ray Sahetapy di Dunia Film Dan Kisahnya Sejak Kecil
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025