SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mendapatkan penghargaan tingkat pertama perihal Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dari Komisi Informasi (KI) Kaltim, Senin (13/12/2021) malam.
Di malam penganugerahan tersebut, Pemkot Samarinda meraih penilaian tertinggi di atas 2 kota lainnya, yakni Kota Bontang dengan urutan ke-2 dan Kota Balikpapan pada urutan ke-3. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang hadir secara langsung pada malam itu mengaku senang atas capaian yang di raih Pemkot.
Meski begitu, apresiasi tertinggi diberikan orang nomor satu di Samarinda itu, kepada seluruh pihak. Khususnya kepada jajaran Pemkot Samarinda yang bekerja secara sungguh-sungguh dan jujur.
"Perasaan saya tentu bahagia. Tapi yang patut saya apresiasi adalah teman-teman dibalik layar. Sesungguhnya saya hanya bisa menggenggam tropi, tapi yang layak mendapat apresiasi adalah mereka-mereka yang bekerja mulai dari staf hingga kepala dinas," ungkapnya melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (14/12/2021).
"Kemenangan ini bukan hanya untuk jajaran Pemkot Samarinda tapi untuk semua masyarakat Kota Samarinda," lanjutnya.
Ia menambahkan, keterbukaan informasi publik menurutnya sudah menjadi keharusan dan perlu diketahui masyarakat. Sebabnya, Pemkot Samarinda memberi banyak informasi baik melalui platform digital maupun melalui media-media cetak se-Kaltim.
"Seluruh kegiatan pemerintah bisa diketahui masyarakat, tak terkecuali pelayanan publik," imbuhnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu menuturkan, suatu prestasi dapat diraih melalui perjuangan dalam prosesnya. Kendati yang juga penting dan sulit dilakukan, yakni mempertahankan apa yang telah diraih hingga saat ini.
"Selain kita syukuri juga menjadi PR buat kita. Informasi publik yang ada di Kota Samarinda masih bisa kita optimalkan," pungkasnya.
Baca Juga: Fenomena La Nina Menghantui Samarinda, Masyarakat Kota Tepian Diminta Waspada
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli